Polres Gresik dan Disperindag Gelar Gerakan Pangan Murah
- Tofan Bram Kumara
Gresik, VIVA Jatim-Polres Gresik bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan menggelar Gerakan Pangan Murah. Gerakan ini digelar di enam titik hingga 15 Agustus 2025.
Kegiatan perdana berlangsung di Pendopo Kecamatan Gresik. Kemudian dan akan berlanjut di Pasar Sidayu, 11 Agustus, di Pasar Petikan Driyorejo, 12 Agustus, 13 di Pendopo Kecamatan Balongpanggang, 13 Agustus, Pasar Giri Kebomas, 14 Agustus dan di Pendopo Kecamatan Manyar, 15 Agustus.
Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito mengatakan program ini menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah dari pasaran. Beras, misalnya, dijual Rp11.500 per kilogram atau Rp57.500 per kemasan 5 kilogram.
Untuk pemerataan, pembelian dibatasi maksimal dua karung (10 kg) per orang. Selain beras, warga juga bisa mendapatkan minyak goreng, tepung terigu, dan bahan pokok lainnya dengan harga terjangkau.
"Antusiasme masyarakat pada hari pertama sangat tinggi. Sebanyak 323 sak beras, setara 1.615 kilogram, ludes terjual hanya dalam beberapa jam. Minyak goreng dan tepung pun ikut habis diserbu pembeli," ujarnya, Sabtu, 9 Agustus 2025.
Kompol Danu Anindhito menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk komitmen Polri bersama pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan pangan aman, terutama bagi warga yang membutuhkan.
"Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga bisa membeli kebutuhan pokok di seluruh Polsek jajaran Polres Gresik. Langkah ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjaga daya beli tetap stabil.
"Warga masarakat bisa membeli sembako diseluruh Polsek di wilayah Gresik," ungkap Kompol Danu Anindhito.