Rumah di Simokerto Surabaya Terbakar, Api Merembet ke Tetangga
- Dpkp Surabaya
Surabaya, VIVA Jatim-Kebakaran melanda tiga rumah di Jalan Granting Baru, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Jumat, 23 Oktober 2026. Api yang awalnya muncul dari tumpukan puing bekas bangunan yang baru dirobohkan itu merembet hingga menghanguskan dua rumah di sebelahnya.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, M Rokhim mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 14.41 WIB.
Unit pemadam kebakaran Rayon 2 Tambakrejo kemudian dikerahkan dan tiba di lokasi enam menit kemudian.
Setibanya di tempat kejadian, tim selanjutnya langsung melakukan pemadaman.
"Api pertama kali muncul di bawah tumpukan puing-puing bekas bangunan rumah yang baru dirobohkan, lalu merembet mengenai rumah di sebelahnya," ujar Rokhim tertulis.
Ia menyampaikan, peristiwa kebakaran menghanguskan tiga rumah dengan luas masing-masing sekitar 5 x 12 meter, 3 x 12 meter, dan 3 x 12 meter.
Salah satu rumah diketahui milik MAY, sedangkan dua rumah lainnya dilaporkan dalam kondisi kosong dan tidak berpenghuni.
Rokhim menyebut, pihak DPKP Surabaya mengerahkan 10 unit kendaraan, terdiri atas enam unit tempur dan empat unit penyelamatan alias rescue, untuk menangani kebakaran tersebut.
Sedangkan armada lain yang dikerahkan adalah dari Rayon 2 Tambakrejo, Rayon 1 Pasar Turi, Pos Pegirian, Mulyorejo dan Bulak.
Proses pemadaman dikatakannya, berlangsung hingga api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 15.08 WIB. Petugas kemudian melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
"Penanganan dinyatakan kondusif pada pukul 15.23 WIB," singkatnya.
Rokhim mengatakan, proses pemadaman menghadapi kendala berupa akses menuju lokasi yang sempit karena berada di dalam gang.
Petugas harus menggelar selang sepanjang sekitar empat rol dengan jarak kendaraan ke titik kebakaran sekitar 80 meter.
Dalam penanganan kejadian ini, DPKP Surabaya dibantu BPBD Kota Surabaya, Satpol PP Kota Surabaya, Posko Terpadu Kedung Cowek, Tim Gerak Cepat (TGC) Posko Terpadu Kedung Cowek, Polsek Simokerto, dan petugas PLN.
"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui," pungkasnya.