Mantan Gelandang Timnas Indonesia Junaidi Abdillah Meninggal Dunia

Mantan gelandang Timnas Indonesia Junaidi Abdillah
Sumber :
  • Facebook

Jakarta, VIVA Jatim – Mantan gelandang timnas Indonesia era 1960-an sampai 1970-an, Junaidi Abdillah, meninggal dunia, pada Sabtu, 8 Maret 2025. Ia menghembuskan terakhir di Rumah Sakit Pertamina, Jakarta, sekira pukul 13.00 WIB.

img_title Jelang Lawan Persijap, Achsanul Qosasi Bicara Kesiapan Madura United di Liga Super Musim 2026/2027

"Turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya senior kami yang baik hati, bang Junaidi Abdillah. Semoga keluarga yang ditinggal diberi ketabahan, keikhlasan, dan kesabaran,” kata mantan pelatih timnas Indonesia, Rahmad Darmawan melalui pesan singkat.

Lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 21 Februari 1948, Junaidi mengawali karier sepak bola dalam Diklat Salatiga pada awal 1960-an.

img_title Jelang Musim Baru Bergulir, Persebaya Datangkan Pemain Asal Brazil

Ia satu generasi dengan beberapa pemain kenamaan seperti Oyong Liza, Suharsoyo, dan Sartono Anwar.

Junaidi kemudian dipanggil PSSI untuk mengikuti Piala Asia Junior 1967. Di sana, ia berada satu tim dengan Abdul Kadir, Waskito, dan Bob Permadi, yang membawa Indonesia ke final, sebelum kalah 0-1 melawan Israel.

img_title Pelatih Madura United Jose Gomes Siap Hadapi Ketatnya Liga Super

Sejak itu, Junaidi menjadi langganan masuk timnas. Ia memperkuat Indonesia dalam Merdeka Games, Aga Khan Gold Cup, dan King’s Cup di Thailand, serta membawa Indonesia menjuarai Piala Merdeka di Malaysia.

Junaidi yang menjadi anak asuh Pelatih Wiel Corver, sempat ditawari bermain di Belanda bersama klub Go Ahead Eagles. Namun, tidak sempat terwujud.

Gagal merumput di Eropa, Junaidi tetap gemilang di dalam negeri, dengan membawa Persija dan Persebaya menjadi juara pada era perserikatan.

Pensiun dari dunia pesepak bola, Junaidi memilih bekerja di Pertamina.