Dari 1938 ke 2026: Timnas Indonesia Siap Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

Potret jadul tim sepak bola Hindia Belanda
Sumber :
  • viva.co.id

Surabaya, VIVA Jatim – Timnas Indonesia punya sejarah panjang di dunia sepak bola, tapi sejauh ini baru sekali mencicipi panggung Piala Dunia. Itu pun terjadi pada tahun 1938, ketika Indonesia masih bernama Hindia Belanda. Kala itu, Indonesia mencatat sejarah sebagai negara Asia pertama yang tampil di Piala Dunia, yang digelar di Prancis.

img_title Analisis 25 Indikator Unggulkan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Argentina Diprediksi Kalah di Extra Time

Debut Bersejarah di 1938, Tapi Langsung Tersingkir

Keikutsertaan Hindia Belanda di Piala Dunia 1938 menjadi momen penting bagi sepak bola Asia. Sayangnya, langkah Indonesia langsung terhenti setelah kalah telak 0-6 dari Hungaria di babak pertama. Format turnamen saat itu yang menggunakan sistem gugur membuat Indonesia hanya bermain satu pertandingan, lalu pulang.

img_title Doku Siap Tinggal Piala Dunia Jelang Kelahiran Anak Pertamanya

Meski singkat, penampilan itu tetap dikenang FIFA sebagai tonggak awal kehadiran Asia di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

87 Tahun Menunggu, Garuda Bangkit Lagi

img_title Media Internasional: Indonesia Salah Satu Negara Paling Jelas Bangun Tim Sepak Bola

Sejak 1938, Timnas Indonesia belum pernah lagi lolos ke Piala Dunia. Selama 87 tahun, perjuangan menuju ajang itu selalu kandas. Namun kini harapan kembali muncul. Skuad Garuda berhasil lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pencapaian terbaik sejak era modern.

Langkah ini tak mudah. Di babak berikutnya, Indonesia harus menghadapi tim-tim kuat seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Arab Saudi. Tapi kali ini, tim Merah Putih datang dengan kekuatan berbeda. Banyak pemain muda yang sudah menimba pengalaman di Eropa, dan mental bertanding pun jauh lebih siap.

Bukan Sekadar Ikut, Tapi Siap Bersaing

Piala Dunia 2026 bisa menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk kembali mencatat sejarah. Bukan hanya sebagai peserta, tapi sebagai tim yang layak bersaing. Dengan bertambahnya jatah Asia menjadi delapan tiket, peluang terbuka lebih lebar. Tapi tantangan tetap besar: Indonesia harus konsisten, disiplin, dan didukung penuh oleh seluruh elemen sepak bola nasional.

Dari Reims ke Amerika

Dari kekalahan 0-6 di Reims, Prancis, hingga kemungkinan tampil di Amerika Serikat pada 2026, perjalanan Timnas Indonesia adalah kisah panjang tentang mimpi dan perjuangan. Kini, Garuda punya peluang nyata untuk terbang lebih tinggi dan membuktikan bahwa sejarah baru bisa ditulis—bukan hanya dikenang.

Halaman Selanjutnya
img_title