Menanti Sentuhan Eduardo Perez di Laga Perdana Liga Super League Persebaya Vs PSIM

Jumpa Pers Persebaya Vs PSIM
Sumber :
  • Rahmat Fajar

Surabaya, VIVA Jatim-Persebaya akan melakoni laga perdana Liga Super League musim 2025/2026 melawan PSIM, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat, 8 Agustus 2025. PSIM merupakan tim promosi.

img_title Madura United Tambah Penjaga Gawang Muda Asal Aceh

Pelatih Persebaya Eduardo Perez sangat menantikan pertandingan perdananya sebagai pelatih Persebaya di kompetisi resmi. Ia mengungkapkan bahwa pemainnya hampir semuanya siap menjalani pertandingan pertama.

"Kami akan melakukan yang terbaik untuk mempersiapkan pertandingan besok," ujarnya dalam jumpa pers sebelum pertandingan, Kamis, 7 Agustus 2025.

img_title Madura United Rencanakan Gelar Pemusatan Latihan di Yogyakarta

Mantan asisten pelatih Luis Milla ini mengatakan pemainnya akan bersikap profesional dengan menampilkan permainan terbaiknya. Apalagi, kata Edu, sapaan akrab sang pelatih, Persebaya bertekad mempersembahkan kemenangan di laga pembuka di hadapan pendukung sendiri.

Kendati demikian, Edu meminta kepada anak asuhnya harus tetap mewaspadai PSIM meskipun mereka adalah tim promosi. Mereka, menurut Edu merupakan juara Liga 2 musim lalu. Sehingga pemain-pemain mereka sudah kompak.

img_title Bernardo Tavares Enggan Berpuas Diri Meski Persebaya Juara Piala Presiden 2026

Edu menambahkan bahwa pemainnya juga sangat termotivasi melakoni laga pertama. Ia pun lebih fokus tentang permainan tim sendiri. Ia juga menekankan agar Persebaya bermain secara tim.

Namun pada laga ini, dukungan bonek di stadiom dipastikan tak akan penuh karena adanya pembatasan kuota yaitu 25 ribu penonton. Hal ini disayangkan oleh salah satu Bonek, Husein Ghazali. Ia mengaku heran apa yang menjadi alasan pembatasan kuota tersebut.

"Saya dapat informasi dari teman-teman kuotanya 25 ribu dari kapasitas GBT 44 ribu sekian," katanya.

Ia merasa kebijakan tersebut aneh. Sebab pertandingan nanti bukan laga dengan risiko tinggi dan sedang tidak mendapatkan hukuman.