Bangga Lee Min-sung Korsel Pecundangi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U23

Pelatih Timnas Korsel U23 Lee Min-sung (kiri)
Sumber :
  • Ahaddiini HM/VIVA Jatim

Sidoarjo, VIVA Jatim – Pelatih Timnas Korea Selatan (Korsel) U23 Lee Min-sung menunjukkan kebanggaannya atas kemenangan anak asuhnya atas Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Asia U23 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa malam kemarin.

img_title Lapas Kelas I Surabaya Porong Panen 400 Kg Jagung Manis untuk Warga Binaan

Lee Min-sung menuturkan, timnya bisa menang dalam tiga laga di fase grup karena memiliki jam terbang tinggi di lapangan. Anak asuhnya juga memahami bagaimana seharusnya bermain sepak bola, lebih-lebih ketika merumput di kompetisi bergengsi.

"Pertama, kami memiliki waktu persiapan yang terbatas. Jadi, pertama kami memanggil para pemain yang bermain di K-League. Kedua, mereka mengerti filosofi sepak bola yang saya inginkan," katanya usai pertandingan.

img_title Polda Jatim Bangun Mako Kompi di Pasuruan, Jadi Basis Baru Personel Brimob

Pelatih berusia 52 tahun itu menambahkan, dengan modal itu, selanjutnya yang ditarget Korsel ialah menjadi juara. "Selanjutnya, kami juga ingin menargetkan Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.

Jadi, kami akan mempersiapkan diri untuk turnamen pertama kami," tandasnya. Namun demikian, Lee Min-sung juga memuji penampilan Timnas Indonesia yang dikalahkan anak asuhnya dengan skor 1-0.

img_title Polresta Sidoarjo Tangkap Kurir Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura Senilai Rp4,6 Miliar

"Mereka punya pelatih baru yang bagus dan banyak pemain berbakat dengan skill individu teknis tinggi, namun pelatih baru perlu waktu untuk mengimplementasikan sistem bermainnya," ungkapnya.

Sebelumnya, pelatih Timnas Indonesia Gerald Vanenburg mengungkapkan bahwa, bagaimana pun hasilnya, ia menyatakan bangga atas penampilan Garuda Muda.

"Kita harus tetap bangga karena mereka kuat dan kita bisa bermain dengan sedemikian rupa dan kecolongan 1 gol saja. Sekali lagi, kita kalah 1-0 bukan hal yang jelek, karena kita bisa bermain cukup baik melawan Korea selatan," ucapnya.

Menurutnya, Timnas Indonesia kalah dalam pertandingan karena faktor fisik Korea Selatan yang lebih unggul. "Pemain kita sudah memberikan segalanya tetapi masih kalah dari sisi fisik sehingga kesusahan menembus pertahanan lawan," jelasnya.

Gerald menyampaikan, meski kebobolan 1-0 dari Korea Selatan, Timnas memiliki sisi keberhasilan lainnya meskipun tidak mudah dalam mencari sisi positif dari pertandingan malam ini.

"Dalam keadaan kalah, memang agak susah mencari sisi positifnya. Tapi kalau kita melihat dari sisi permainan yang cukup bagus, tim kita bertahan total, kita juga menciptakan peluang, kita membuka pertahanan lawan, kita juga bisa bermain dengan enak, itu bagian dari keberhasilan," katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title