Alasan Paulinho Moccelin Mendadak Hengkang dari Arema FC
- Dokumen Arema FC via Uki Rama/VIVA Jatim
Malang, VIVA Jatim – Pemain Arema AFC asal Brasil, Paulinho Moccelin, secara mengejutkan memutuskan mundur dari tim. Alasannya tak berkaitan dengan sepak bola, tapi masalah keluarga.
Keputusan gelandang serang asing tersebut cukup mengejutkan, karena di tengah berlangsungnya kompetisi Liga Super atau Super League musim 2025/2026. Padahal, pada Sabtu, 22 November 2025, ia masih tampil membela Singo Edan melawan Persebaya dalam laga Derby Della Cultura di Stadion Gelora Bung Tomo.
Paulinho juga sudah berpamitan kepada seluruh pemain, pelatih dan staff serta jajaran manajemen. Paulinho meninggalkan Arema FC sejak Selasa, 25 November 2025 pagi. "Dia harus memutus kontraknya dengan Arema karena ada masalah dengan keluarganya," kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.
Dia menjelaskan, sebetulnya Paulinho sudah berusaha untuk menyelesaikan masalah keluarganya di Brasil tanpa harus memutus kontrak. Dari Indonesia, selama dua bulan terakhir dia berusaha untuk menyelesaikan masalahnya itu. “Tapi menemukan jalan buntu,” ujar Yusrinal.
“Akhirnya dia [Paulinho Moccelin] harus kembali ke Brasil. Menurut dia dan keluarganya, itu [pulang ke Brasil] satu-satunya jalan untuk menyelesaikan masalah di keluarga dia," imbuh Yusrinal.
Manajemen Arema FC menghormati keputusan Paulinho yang memutuska hengkang karena alasan yang sangat mendasar. Tentu saja, absennya Paulinho sedikit membuat Arema FC terguncang karena harus ditinggalkan salah satu pilar asing di saat kompetisi sedang berjalan ketat.
Paulinho menyampaikan terima kasih kepada tim Arema FC yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya untuk berkontribusi pada tim kebanggaan warga Malang tersebut. "Karena alasan pribadi dan atas persetujuan klub, saya akan pensiun dari perjalanan saya di Arema FC,” tandasnya.
Selama di Arema FC, Paulinho merasakan kesan yang sangat baik dan menyenangkan. Termasuk dengan pendukung Singo Edan, Aremania. “Saya sangat berterima kasih kepada keluarga Arema atas semua waktu yang telah dihabiskan bersama, rasa hormat, dan kemitraan selama periode ini," katanya.
"Saya berharap babak-babak selanjutnya akan sama istimewanya. Perpisahan kita diiringi rasa syukur. Ini bukan perpisahan, sampai jumpa lagi, penuh rasa syukur. Terima kasih atas semua yang telah kita bangun bersama," kata Paulinho.