Pelatih Bali United Sebut Kesalahan Lini Belakang Jadi Penyebab Kekalahan dari Persik
- Madchan Jazuli
Kediri, VIVA Jatim-Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya dipaksa tunduk oleh tuan rumah Persik Kediri 2-3. Jansen menilai kekalahan tersebut murni disebabkan oleh kesalahan kolektif anak asuhnya di lapangan.
Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, Jansen mengungkapkan bahwa Bali United sebenarnya mengawali laga dengan performa yang cukup menjanjikan. Namun, dominasi tersebut hanya bertahan selama 20 menit sebelum akhirnya kendali permainan lepas dari tangan mereka.
Jansen menyoroti kesalahan lini pertahanan, khususnya yang dilakukan oleh Kadek Arel, sebagai titik balik kebangkitan lawan. Ia menyebut kesalahan tersebut membuat lawan mampu mencetak gol pembuka yang meruntuhkan skema permainan tim.
"Saya pikir kita mulai dengan bagus di pertandingan ini, tapi setelah 20 menit, kita menyerah. Dimulai dengan kesalahan dari Arel yang memicu terjadinya gol," ujar Johnny Jansen kepada awak media, Jum'at, 30 Januari 2026.
Ia menambahkan bahwa setelah kebobolan gol pertama, koordinasi antar pemain justru semakin menurun. Meski sempat memiliki waktu untuk mengejar ketertinggalan, Jansen menilai para pemainnya terlalu mudah menyerah dan terus mengulang kesalahan besar yang tidak perlu.
"Kita bisa berbicara tentang segalanya, tapi hari ini saya sangat kecewa dengan apa yang saya lihat. Kami seharusnya datang ke sini untuk meraih tiga poin, namun kami gagal melakukannya," tegasnya.
Terkait keputusan wasit mengenai dianulirnya potensi gol yang melibatkan Mike, Jansen memilih bersikap objektif. Ia mengaku belum melihat tayangan ulang secara detail, meski di lapangan ia sempat menduga bola tersebut sah sebagai gol jika benar kaki Mike yang menyentuh bola.
Namun, pelatih asal Belanda tersebut enggan menjadikan performa pengadil lapangan sebagai alasan kekalahan timnya. Menurutnya, tiga gol yang bersarang ke gawang Bali United murni akibat rapuhnya pertahanan tim sendiri.
Jansen secara terbuka menyatakan bahwa wasit telah menjalankan tugasnya dengan baik. Ia menegaskan bahwa gol pertama, kedua, hingga ketiga bukan kesalahan wasit.
"Jadi, secara total itu adalah kesalahan kami. Masalahnya ada pada internal kita sendiri," pungkasnya.