Pelatih Arema FC Marcos Santos Waspadai Kebangkitan Madura United
- MO Madura United.
Pamekasan, VIVA Jatim-Pelatih Arema FC Marcos Santos mengingatkan kepada anak asuhnya untuk tidak memandang sebelah mata kekuatan Madura United. Meski tim lawan sedang dalam tren negatif dan belum berhasil meraih kemenangan di beberapa laga terakhir, Marcos justru melihat hal tersebut sebagai alarm bahaya.
Arema FC akan melawan tuan rumah Madura United dalam pertandingan Liga Super League, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu, 21 Februari 2026 malam WIB.
Marcos menegaskan bahwa statistik buruk lawan bukanlah sebuah keuntungan otomatis bagi timnya. Sebaliknya, kondisi tersebut diprediksi akan membuat Madura United bermain jauh lebih agresif.
"Itu justru membuat pertandingan jadi lebih berbahaya. Pertandingan jenis ini adalah yang paling berbahaya karena mereka pasti akan datang dengan motivasi tinggi dan ingin segera menang," ujarnya sebelum pertandingan.
Ia meminta para pemainnya untuk tetap membumi. Ia menekankan bahwa konsentrasi penuh adalah kunci utama agar tidak terjebak dalam rasa percaya diri yang berlebihan.
Marcos memprediksi Madura United akan bermain habis-habisan untuk memutus tren negatif. Karena itu, ia menekankan timnya bermain solid dan disiplin di setiap lini.
"Kami berharap bisa bermain bagus dan harus sangat fokus karena ini akan menjadi pertandingan yang sulit," tambahnya.
Mengenai persiapan, Marcos mengeklaim sudah berjalan bagus dalam satu minggu terakhir. Ia menyadari bahwa Laskar Sape Kerrab tim bagus yang dilatih dengan baik oleh Carlos Pereira.
"Ada beberapa pemain penting dan menentukan yang baru bergabung, jadi besok (hari ini) kami harus sangat berkonsentrasi dan siap untuk pertandingan tersebut," katanya.
Bek Arema FC, Iksan Lestaluhu menambahkan tim sudah melakukan persiapan yang sangat bagus selama seminggu. Ia menilai Madura United adalah tim besar dan bagus dengan pemain-pemain yang berkualitas.
"Pada putaran pertama saat bermain di kandang, kami hanya mendapatkan satu poin, jadi insyaAllah di kandang Madura ini kami akan berusaha meraih tiga poin," katanya.
Bagi Iksan, Madura buka tempat yang asing. Pasalnya, Madura United adalah klub profesional pertama yang diperkuat oleh berusia 22 tahun ini.