Kalahkan Jakarta Popsivo, Gresik Phonska Plus Selangkah Menuju Grand Final Proliga 2026

Gresik Phonska Plus melawan Jakarta Popsivo
Sumber :
  • Istimewa

Solo, VIVA Jatim-Tekanan sempat menghantui, bahkan kekalahan di set pertama sempat membuat langkah mereka goyah. Namun, di situlah karakter juara diuji. Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menjawabnya dengan semangat untuk bangkit.

img_title GPPI Semakin Percaya Diri Bidik Gelar 2027 Setelah Gagal di Final Proliga 2026

Kemenangan 3-1 (23-25, 25-21, 25-23, 25-20) atas Jakarta Popsivo Polwan di GOR Sritex Arena, Sabtu, 11 April 2026 malam, bukan sekadar tambahan poin. Ini adalah pernyataan tegas bahwa Phonska Plus kini semakin matang dan hanya berjarak satu langkah menuju Grand Final Proliga 2026.

Pelatih Gresik Phonska Plus Alessandro Lodi melihat kemenangan ini sebagai bukti ketangguhan timnya. Ia menegaskan bahwa laga final four selalu menuntut kewaspadaan tinggi, terlebih setelah sempat merasakan kekalahan sebelumnya.

img_title Leg 1 Final Proliga 2026: Gresik Phonska Ditekuk Juara Bertahan Jakarta Pertamina 3-1

"Semua pemain harus fokus. Setelah kalah, kami kembali bangkit, ini menjadi bukti ketangguhan tim ini," terangnya.

Hal senada diungkapkan kapten tim Medi Yoku, pada laga itu pun tak menampik adanya tekanan di lapangan. Namun justru dari situ, timnya mampu menunjukkan daya juang yang menjadi pembeda.

img_title Tundukkan Jakarta Electric PLN, Gresik Phonska Lolos ke Grand Final Proliga 2026

"Kami tetap menjaga semangat tinggi di lapangan. Tekanan justru membuat semua pemain fokus dan bangkit untuk menang," ujarnya.

Pelatih Popsivo Polwan, Darko Dobriskov, mengakui stabilitas lawan menjadi pembeda utama. Ia juga menyoroti faktor usia timnya yang masih muda sebagai tantangan konsistensi.

Sementara itu, kapten Popsivo Amalia Fajrina menilai timnya kehilangan momentum di saat-saat penting, meski secara permainan mampu mengimbangi.

Sejak awal laga, Gresik Phonska Plus tampil agresif. Kombinasi pemain lokal seperti Medi Yoku, Arnetta Putri, hingga Yulis Indah berpadu dengan kekuatan legiun asing Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko. Namun dominasi itu tak langsung berbuah manis.

Jakarta Popsivo Polwan justru mencuri set pertama. Dipimpin Yonkaira Pena dan Malwina Smarzek, mereka berhasil memanfaatkan celah dan menutup set dengan kemenangan tipis 25-23. Sebuah pukulan awal bagi Phonska.

Memasuki set kedua, permainan berubah menjadi duel mental. Reli panjang dan adu taktik membuat kedua tim saling menekan. Namun di titik krusial, Gresik Phonska Plus menunjukkan ketenangan. Mereka merebut set kedua 25-21 dan menghidupkan kembali asa.

Halaman Selanjutnya
img_title