Spanyol Taklukkan Argentina, Untag Surabaya Soroti Disiplin dan Strategi sebagai Kunci Juara
- Rachmad Fahrizal Tito
Surabaya, VIVA Jatim-Keberhasilan Spanyol menjuarai FIFA World Cup 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 di partai final dinilai bukan sekadar hasil dari performa di lapangan, melainkan buah dari proses panjang yang dibangun secara konsisten.
Wakil Rektor II Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Supangat, mengatakan gelar juara yang diraih La Roja membuktikan bahwa prestasi lahir dari disiplin, strategi, dan kerja sama tim yang solid.
Menariknya, sebelum laga final berlangsung, Supangat telah memprediksi Spanyol memiliki peluang lebih besar menjadi juara melalui analisis terhadap berbagai aspek permainan, mulai dari konsistensi performa, organisasi tim, hingga mental bertanding.
"Namun, prediksi tetaplah sebuah analisis di atas kertas, bukan kepastian mutlak. Hasil hari ini adalah buah dari proses panjang yang dilewati Spanyol. Kita bersyukur analisis tersebut tepat, tanpa ada rasa untuk menyombongkan diri," ujarnya.
Menurutnya, kemenangan Spanyol menjadi pelajaran bahwa kesuksesan tidak pernah diraih secara instan. Ia juga memberikan apresiasi kepada Argentina yang dinilai mampu memberikan perlawanan sengit hingga peluit panjang dibunyikan.
"Dari perjuangan kedua tim, kita bisa belajar menjadi pribadi yang humanis dan menghargai keberagaman. Perbedaan gaya bermain dari dua negara ini justru membuat pertandingan menjadi sangat indah. Kemenangan sejati tidak datang tiba-tiba, tetapi lahir dari proses yang matang, disiplin, dan keberanian mengambil keputusan penting," katanya.
Supangat menambahkan, nilai-nilai tersebut juga menjadi karakter yang terus dikembangkan di Untag Surabaya dalam mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, mampu bekerja sama, serta memiliki wawasan global.
"Selamat kepada Spanyol yang berhasil menjadi juara. Kerja keras kalian terbayar lunas. Apresiasi juga kepada Argentina yang telah memberikan perlawanan terbaik serta kepada seluruh pendukung kedua tim yang menjaga suasana tetap damai dan sportif," tuturnya.
Momen final Piala Dunia 2026 juga menjadi sejarah baru bagi Untag Surabaya. Untuk pertama kalinya, kampus tersebut menggelar World Football Night bertajuk "Satu Lapangan, Satu Semangat, Satu Kebersamaan".
Acara nonton bareng final yang berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 dini hari WIB yang diikuti 411 peserta, terdiri atas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum.