Ada Spirit Bung Karno di Kerja Sama Pemkot Surabaya dan Blitar

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin.
Sumber :
  • Dokumen Humas Pemkot Surabaya

Surabaya, VIVA Jatim – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Pemkot Blitar meningkatkan kerja sama, terutama di sektor pangan dan pariwisata. Ada spirit Presiden RI pertama Soekarno atau Bung Karno yang coba dijahit Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin di kerja sama itu.

img_title KI Jatim Menangkan Warga, Pemkot Diminta Buka Data SK Re-Planning

Peningkatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Eri dan Syauqul di Balai Kota Surabaya pada Kamis pekan lalu.

"Kami sudah melakukan kerja sama dengan Blitar, salah satunya adalah pemenuhan telur dan sayur," kata Eri dikutip VIVA Jatim pada Minggu, 20 April 2025.

img_title Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol untuk Atasi Genangan Kawasan Margomulyo

Eri menjelaskan, Pemkot Surabaya sedang melakukan pendataan menyeluruh terkait kebutuhan telur di berbagai sektor, mulai dari hotel, pasar, hingga rumah makan yang berada di Kota Pahlawan.

Pendataan ini untuk mengetahui volume kebutuhan harian, serta harga yang sesuai dengan masyarakat. Menurut Eri, kerja sama tersebut penting karena Surabaya bukanlah penghasil komoditas pangan, tapi sebagai pembeli.

img_title Eri Cahyadi Akui Proyek Drainase Bikin Surabaya Banjir

"Salah satu daerah penghasilnya di Blitar. Untuk itu, kami lakukan kerja sama,” ujarnya.

Selain sektor pangan, lanjut politisi PDIP itu, potensi kerja sama antara Kota Surabaya dengan Kota Blitar tidak hanya di sektor pangan, tapi juga sektor pariwisata. Dua daerah tersebut sama-sama memiliki potensi wisata yang unggul.

Surabaya dan Blitar juga memiliki hubungan sejarah Bung Karno. Spirit sejarah itu pula yang mendorong jalinan kerja sama tersebut.

“Potensi ini yang bisa kami promosikan bersama. Kami akan sampaikan ke hotel-hotel mengenai sejarah itu begitu pula dengan Blitar, sehingga kerja sama tidak terbatas antar pemerintahan, tapi juga wisatanya,” ungkap Eri.

Ia menargetkan, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kota Blitar akan dilakukan sekitar bulan Mei, tepatnya sebelum gelaran acara Munas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Surabaya.

“Ketika APEKSI berlangsung, kerja sama ini dapat menjadi salah satu contoh dan bukti nyata bahwa setiap daerah bisa saling bersinergi,” tandas Eri.

Sementara itu, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menyambut baik inisiasi kerja sama tersebut. Ia mengungkapkan, potensi besar Blitar Raya ialah dalam hal pemenuhan pasokan telur, sayur hingga buah-buahan.

Halaman Selanjutnya
img_title