Warisan Bung Karno di Haul ke-55 di Blitar Disuguhkan, dari Kuliner hingga Kenduri

Suasana Haul ke-55 Bung Karno di Kota Blitar.
Sumber :
  • Istimewa

Blitar, VIVA Jatim – Haul ke-55 Bung Karno di Kota Blitar digelar dengan serangkaian acara dengan semangat melestarikan warisan Proklamator RI Soekarno. Semua tersajikan di tengah-tengah masyarakat yang hadir dalam acara akbar tersebut.

img_title Hasil Survei Kepuasan Prabowo Turun, Hasto Kristiyanto : Bahan Evaluasi Pemerintah

Ketua DPD PDIP Jawa Timur MH Said Abdullah mengatakan, Haul Akbar ke-55 Bung Karno terselenggara atas kerja berbagai elemen masyarakat dan Pemerintah Kota Blitar. Karena itu ia mengapresiasi semangat gotong royong tercinta dalam kegiatan tersebut.

Said juga mengapresiasi upaya Pemkot Blitar dan masyarakat yang membumikan kembali nilai-nilai perjuangan, kearifan lokal, dan cita-cita besar Bung Karno kepada generasi saat ini, khususnya di kalangan muda.

img_title 400 Talenta Muda Soekarno Cup 2026 Siap Warisi Api Perjuangan

“Kami berterima kasih, hingga jelang acara haul Bung Karno, jalinan kerja sama berjalan dengan sangat baik. Di acara haul ke-55 Bung Karno ini, PDI Perjuangan Jawa Timur memang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Blitar," ucap Said Abdullah, Jumat, 20 Juni 2025.

Ada pun rangkaian acara haul Bung Karno tahun ini terdiri dari sejumlah kegiatan. Pertama, galasenja Mustika Rasa yang dilaksanakan di Istana Gebang. Berikutnya tahlilan dan pengajian menghadirkan penceramah KH Ahmad Muwawiq (Gus Muswafiq).

img_title 16 Tim Sepak Bola Berlaga di Soekarno Cup 2026, Tiga Wasit Perempuan Diturunkan

Sedangkan acara ketiga upacara dan ziarah di Makam Bung Karno pada Sabtu, 21 Juni 2025. Said menambahkan, di acara haul akbar dan doa bersama untuk Bung Karno pada Jumat malam, Gus Muswafiq akan memberikan tausiah.

Pihaknya mengundang ulama muda kharismatik dari Yogyakarta itu karena memiliki kedalaman ilmu sejarah yang sangat kuat.

"Gus Muwafiq akan menjelaskan keislaman Bung Karno, dan pikiran pikiran Bung Karno bagi kemajuan peradaban Islam, serta sejarah perjuangan Bung Karno untuk dunia Islam, Indonesia dan dunia," ujarnya.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin menegaskan bahwa peringatan ini bukan semata seremoni, melainkan upaya membumikan kembali nilai-nilai perjuangan, kearifan lokal, dan cita-cita besar Bung Karno kepada generasi muda saat ini.

“Bulan Juni adalah Bulan Bung Karno. Kami memperingatinya dengan berbagai kegiatan. Hari ini kita sudah memasuki rangkaian utama,” ungkap Syauqul.

Salah satu rangkaian acaranya adalah Bazar Pasar Jadul yang digelar di Alun-alun Kota Blitar pada 18 hingga 22 Juni. Di pasar ini, masyarakat dapat menikmati suasana tempo dulu lengkap dengan makanan tradisional, pernak-pernik lawas, serta hiburan rakyat.

Halaman Selanjutnya
img_title