Cerita Pelajar Penemu Fragmen Kepala Ganesha yang Sempat Dijarah di Kediri
- Prokopim Pemkab Kediri
Kediri, VIVA Jatim – Salah satu benda bersejarah Museum Bagawanta Bhari Kediri, fragmen kepala Ganesha, yang sempat hilang saat aksi penjarahan dalam peristiwa Kerusuhan Kediri pada Sabtu pekan lalu akhirnya ditemukan.
Penemunya adalah dua pelajar SMKN 1 Ngadem, ARF dan SA. Arca tersebut ditemukan di sekitar parkiran luar sekolah mereka. Saat itu, keduanya sempat mengira fragmen kepala Ganesha itu adalah batu biasa karena berbaur dengan bebatuan lain.
Tapi karena bentuknya beda dan berbentuk kepala, keduanya kemudian mengecek benda tersebut di media sosial.
"Di TikTok dilihat dan menerangkan kalau itu arca kepala Ganesha yang selama ini dicari-cari," kata ARF dikutip VIVA Jatim pada Sabtu, 6 September 2025.
Keduanya kemudian menginformasikan temuan itu, kemudian menyerahkan fragmen kepala Ganesha tersebut ke Pemerintah Kabupaten Kediri.
Pada Jumat kemarin, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito secara simbolis meletakkan kembali benda bersejarah itu ke Museum Bagawanta Bhari. Proses peletakan disaksikan Masyarakat di sela-sela kerja bakti yang diikuti ribuan orang.
"Tadi secara simbolik saya sudah mengembalikan dan memasukkan (Fragmen Kepala Ganesha) ke museum," kata Mas Dhito.
Dia mengaku berupaya memelihara sekaligus menjaga kembali seluruh koleksi museum penting yang dimiliki Pemkab Kediri. Sebab, menurutnya benda bersejarah itu merupakan salah satu penanda penting Kabupaten Kediri.
Dikatakannya, dari seluruh aset yang dijarah, artefak ini tak bisa dihargai dengan sebuah nominal.
"Kerugian pemkab ini tidak bisa ditaksir dengan nominal, lantaran ada benda-benda yang hilang. Namun alhamdulillah arca Fragmen Kepala Ganesha sudah kembali," tandas Mas Dhito.
Sejak diumumkan Imbauan pengembalian benda bersejarah dan aset Pemkab Kediri yang dijarah akibat kerusuhan pekan lalu, sejumlah aset dan benda yang dijarah sudah kembali. Sebagian yang masih belum ketemu diminta segera dikembalikan.