Jumpa SBY dengan Mendiang Istri di Lukisan QR Art, Koleksi Museum SBY-Ani

Susilo Bambang Yudhoyono di Museum SBY-Ani Pacitan.
Sumber :
  • Mokhamad Dofir/Viva Jatim

Pacitan, VIVA Jatim – Senyum hangat terukir di wajah Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, ketika matanya menatap sebuah lukisan berbingkai rapi.

img_title PLN Jatim Luncurkan Program EVplore di Museum Galeri Seni SBY-Ani Pacitan

Di kanvas itu, tergambar dirinya berdampingan dengan mendiang istri tercinta, Ani Yudhoyono.

Namun, lukisan yang diterima di kediamannya di Cikeas pada Rabu, 3 September 2025, itu bukan sembarang lukisan, melainkan karya QR Art, seni rupa berbasis teknologi yang mampu 'berbicara' dengan siapa pun yang memindainya.

img_title Dari Mimpi Kampus ke Ruang Pamer

SBY tampak tak sekadar melihat. Ia mengambil ponselnya, mengarahkan kamera pada pola codeisme yang menyatu dalam goresan warna.

Seketika layar ponsel menampilkan informasi tentang dirinya, jejak kepemimpinan sebagai Presiden Republik Indonesia selama dua periode dengan segudang prestasi, kiprah politik hingga sisi personal sebagai seorang seniman.

img_title Wagub Emil Sebut 600-an Desa di Jatim Masih Susah Sinyal

Wajahnya berbinar, seakan menemukan kembali potongan memori yang terjaga rapi di dunia digital.

“Saya suka melukis, saya mengagumi berbagai karya seni, apalagi ini merupakan seni yang menggabungkan teknologi. Baru kali ini saya melihatnya,” ungkapnya penuh decak kagum. Suaranya bergetar lembut, seolah ada ruang nostalgia yang kembali terbuka.

Sebagai sosok yang tak pernah lepas dari kanvas, seni memang sudah menjadi bagian hidup SBY. Di masa senggang, ia kerap melukis pemandangan alam. Mulai gunung, hutan, laut hingga lanskap negeri jauh di benua lain.

Lukisan baginya bukan sekadar karya visual, melainkan refleksi jiwa. Karena itu, karya QR Art yang memadukan citra dirinya bersama Ani terasa begitu berharga. Sebuah persimpangan antara seni, cinta dan teknologi.

Founder Kawoong Innovation, Hadi Wardoyo, yang hadir bersama kreator Doddy 'Mr D' Hernanto menyerahkan lukisan tersebut dengan penuh hormat.

“Kita persembahkan untuk Museum SBY-Ani di Pacitan,” ujarnya.

Kata-kata itu membuat SBY tersenyum lebar. Museum yang ia bangun untuk mengenang Ani kini mendapat koleksi baru yang tak hanya indah dipandang, tapi juga sarat makna.

Hadi menjelaskan, QR Art adalah inovasi yang menggabungkan kode QR dengan seni visual, memungkinkan setiap karya menyimpan cerita digital.

“Kami konsen pada seni, budaya, dan teknologi. Banyak karya anak bangsa diakui negara lain karena kurang perhatian di negeri sendiri. Semoga dengan dukungan Bapak SBY, inovasi ini bisa lebih dikenal,” lanjut dia.

Halaman Selanjutnya
img_title