Riang Restu saat Belajar dan Bermain Bersama Teman-temannya di Sekolah

Restu bermain dengan teman-temannya di sekolah.
Sumber :
  • Prokopim Pemkab Kediri

Kediri, VIVA JatimRestu akhirnya bisa sekolah lagi setelah Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito turun tangan. Bocah usia 8 tahun itu terlihat riang saat berkumpul dan bermain dengan teman-temannya di sekolah, juga tampak semangat mengikuti pelajaran.

img_title Jatim Dominasi FIKSI 2026, 24 Tim Lolos ke Nasional Terbanyak se-Indonesia

Restu adalah bocah delapan tahun yang putus sekolah setelah kedua orang tuanya berpisah. Ibunya pulang ke Bandung, Jawa Barat, sementara ayahnya bekerja sebagai sopir truk yang jarang pulang. Lima bulan terakhir ayah Restu malah tak pulang-pulang.

Oleh ayahnya, Restu dititipkan kepada Kenalannnya, keluarga Siswanto dan Mujiastuti, yang tinggal di Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Mujiastuti mengaku tak punya daya untuk menyekolahkan Restu yang sempat duduk di bangku Kelas 1 SD namun putus di tengah jalan.

img_title Guru Besar ITS Gagas Integrasi Drone Laut dan Udara, Solusi Perkuat Konektivitas Negara Kepulauan

Bupati Mas Dhito mendengar informasi itu dan langsung menemui Restu di rumah Mujiastuti, Selasa, 16 September 2025. Ia turun tangan dan langsung memasukkan kembali Restu ke sekolah. Restu kini bersekolah di SDN Kawedusan 1.

Wali Kelas 1 tempat Restu belajar, Fitri Nur Aini mengungkapkan, Restu mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru. Restu pun menggunakan seragam pemberian Mas Dhito dan langsung mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) seperti kebanyakan anak lainnya.

img_title Mas Dhito Beri Beasiswa pada Pelajar Peraih Medali Emas LKS Nasional 2026

Selain itu, Restu juga cepat dalam membaca meski sudah beberapa waktu tidak masuk sekolah. Kemampuan menulis Restu juga lumayan. Fitri menilai tidak ada kendala yang dialami oleh anak berusia 8 tahun tersebut.

Restu bocah di Kediri bisa sekolah lagi.

Photo :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

"Restu masih bisa menulis walupun masih sedikit kaku," terang Fitri yang ditemui waktu jam istirahat sekolah, Rabu, 17 September 2025.

Tak perlu banyak waktu bagi Restu untuk bersosialisasi dan beradaptasi dengan kegiatan sekolah. Saat istirahat, misalnya, dia langsung bermain bersama teman-teman yang baru dikenalnya menuju ke kantin bersama untuk hanya sekadar membeli jajanan.

Fitri menambahkan, Restu kala senam pagi, juga tampak bersemangat dan ceria. Alhasil, Fitri sebagai wali kelasnya tak memiliki kendala sedikit pun dalam mendidik anak yang sekarang tinggal bersama tetangganya ini.

"Tanpa malu langsung bisa bersosialisasi (dengan siswa lain)," jelas Fitri.

Halaman Selanjutnya
img_title