Profil Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo, Pesantren Berusia 1 Abad Pencetak Ulama

Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo.
Sumber :
  • NU Online Jatim

Menurut cerita lisan di kalangan Nahdliyin, Ponpes Al Khoziny didirikan oleh Kiai Khozin untuk dipersembahkan kepada putranya, KHR Moh Abbas, yang pulang belajar dari Makkah. Awalnya hanya didirikan rumah untuk Kiai Abbas, namun lama-lama banyak santri yang mengaji sehingga kemudian menjadi pesantren.

img_title Polisi Ekshumasi Makam Pegawai Kejari Kota Mojokerto, Suami Laporkan Dugaan Kejanggalan Kematian

Penulis buku Biografi KH Abdul Mujib Abbas, Teladan Pecinta Ilmu yang Konsisten, Wasid Mansur, mengatakan, pendiri Ponpes Al Khoziny, Kiai Khozin, memiliki hubungan kekerabatan dengan KH Hasyim Asyari.

"Kiai Khozin dan Kiai Hasyim itu iparan. Sama-sama pendatang," katanya kepada VIVA Jatim pada Senin malam kemarin.

img_title Muktamar NU dan Masa Depan Jaringan Global Nahdliyin

Alumni Ponpes Al Khoziny itu menambahkan, Kiai Hasyim memang pernah nyantri di Pesantren Siwalanpanji yang diasuh oleh mertua Kiai Khozin, bersama beberapa ulama besar lainnya sesama alumni pesantren yang diasuh Syaikhona Kholil Bangkalan, Madura.

Lokasi Pesantren Siwalanpanji dan Al Khoziny sendiri cukup dekat, berjarak hanya 1 kilometer. "[Lokasi pesantren] Al Khoziny sekitar 500 meter dari rel [kereta api]. Kalau Siwalanpanji ke timur sekitar 1 kilometer," ucap Wasid.

img_title Meluruskan Mesin Ekonomi Negara: Kritik atas Dividen BUMN dan Ikhtiar Kemandirian Umat Bersama NU