Keunggulan Bersaing Kelontong Madura

Ilustrasi toko kelontong Madura.
Sumber :
  • Dok pribadi Sirajul Arifin dan VIVA.co.id

Pindah ke Lain Hati 

img_title Tak Ada Rukyatul Hilal di UINSA Surabaya, 1 Syawal Jatuh 31 Maret 2025

Toko yang tak berpenghuni. Toko yang tak lagi melayani pembeli. Pembelinya lebih memilih dekat dengan kelontong yang baru, “kelontong M.”  Istilah pindah ke lain hati adalah istilah yang disampaikan oleh lelaki yang saya ajak ngobrol. Ngobrol santai dan tak curiga jika saya sedang mencari informasi tentangnya. Saat ia mulai longgar, saya melanjutkan pertanyaan. Saya butuh jawaban tentang pindah ke lain hati. Saya menanyakannya, “Mengapa pelanggan pindah ke kelontong M, pak?” Tanyaku. Pindah itu pasti ada alasannya. Tidak mungkin orang akan dengan mudah pindah ke lain hati jika tidak ada penyebabnya. Itu pertanyaan dalam hati saya. Ketika pertanyaan itu belum saya ungkap, ia menjawabnya. “Harga lebih murah, buka 24 jam, layanannya baik, kebutuhan pokok tersedia.” 

Jawaban lelaki itu tak langsung saya percayai. Saya masih ingin menelusuri apakah ia mengatakan yang sebenarnya. Jangan-jangan ia masih keluarga dari para pemilik kelontong baru. Jangan-jangan ia termasuk orang seetnis. Jangan-jangan ia diminta untuk ikut mempromosikannya. Dugaan “jangan-jangan” yang saya gelisahkan tak terbukti. Ia bukan seetnis, bukan keluarganya, dan bukan pula yang dibayar untuk memasarkannya. Ia benar-benar objektif dalam memberikan keterangan tentang “hidup” dan “mati”nya toko yang saya gelisahkan. Beberapa alasan yang ia kemukakan saya coba selidiki. Saya coba teliti dengan menambah sampel yang lebih banyak. 

img_title Kalbe Farma dan IDI Edukasi Kesehatan Lambung di Kampus-Kampus Selama Ramadan

Dalam konteks penelitian, harus ada sampel yang cukup untuk menggambarkan data yang valid. Namun saya tidak mengikuti seluruh rangkaian metodologis bak penelitian. Saya hanya memastikan kecukupan yang menurut saya telah merefleksikan validitas datanya. Saya mewawancarai orang lain yang juga banyak tahu tentang keberadaan toko, baik toko yang telah pergi maupun kelontong yang baru datang. Jawaban dari banyak orang yang saya ajak bicara ternyata bermuara pada kesimpulan yang sama. Itulah mengapa saya katakan bahwa data yang saya peroleh adalah data yang valid. Mengingat bahwa data yang saya temukan adalah valid, maka saya mencoba untuk mengungkap lebih jauh tentang keadaan dan sekaligus merupakan keunggulan kelontong M.

Halaman Selanjutnya
img_title