Gratis! Tessy dan Kadir bakal Tampil Bareng Srimulat di Surabaya, Catat Tanggalnya

Adegan dalam pementasan di Balai Budaya Surabaya.
Sumber :
  • Dokumen Humas Pemkot Surabaya

Surabaya, VIVA JatimPelawak senior Kabul Basuki atau Tessy dan Haji Mubarak atau Kadir bakal tampil bareng pemain Srimulat di Balai Budaya Surabaya pada Sabtu, 27 Desember 2025, malam. Warga Surabaya yang ingin menonton pentas komedia dari grup legendaris tersebut silakan datang tanpa harus menyiapkan uang tiket alias gratis.

img_title Salurkan 30 Kilogram Beras per KPM, Pemkot Surabaya Targetkan Bantuan Pangan Tuntas September

Digelar Pemkot Surabaya melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar), pertunjukan tersebut bertajuk ‘Ada Apa dengan Srimulat’. Pentas dijadwalkan dimulai dari pukul 19.00 sampai 21.00 WIB. Jika Anda hadir, harus siap perut terkocok-kocok karena dipingkal-pingkal tawa.

Kepala Disbudporapar Kota Surabaya, Hidayat Syah, mengungkapkan, gelaran ini merupakan upaya pemerintah untuk menghidupkan kembali ruh kesenian yang telah lama menjadi identitas Kota Pahlawan. “Tujuannya untuk memperkenalkan kembali budaya yang sudah mengakar kuat di Surabaya,” katanya dalam keterangan tertulis diterima VIVA Jatim pada Jumat, 26 Desember2025.

img_title Perwali Perda 4/2026 Ditargetkan Terbit Tahun Ini, Aturan Rumah Kos Diperjelas

Hidayat Syah menyebutkan, antusiasme warga terhadap kesenian tradisional di Surabaya belakangan ini memang menunjukkan tren positif. Contohnya saat pementasan ludruk Cak Kartolo digelar pada 20 Desember 2025 lalu. “[Pementasan tersebut] Sukses menyedot perhatian massa,” ungkapnya.

Hidayat menegaskan, Pemkot Surabaya akan selalu hadir sebagai wadah bagi para seniman untuk berekspresi sekaligus memberikan hiburan berkualitas yang dapat diakses oleh semua kalangan tanpa biaya.

img_title Wali Kota Eri Berharap Perputaran Uang di Surabaya Great Expo 2026 Meningkat

Bagi masyarakat yang ingin bernostalgia dengan guyonan khas Srimulat, acara ini menjadi momen yang tidak boleh dilewatkan. “Pemerintah Kota mewadahi para seniman kita. Acara ini terbuka gratis untuk seluruh masyarakat. Silakan datang dan nikmati sajian budaya ini bersama keluarga," pungkasnya.

Setelah Srimulat, Pemkot Surabaya telah menyiapkan rangkaian gelaran seni lainnya hingga ujung tahun 2025. Itu jadi semacam pengganti dari pesta kembang api dan hiburan di ruang terbuka saat perayaan malam Tahun Baru, yang ditiadakan Pemkot Surabaya sebagai bentuk keperihatinan atas musibah bencana yang melanda warga Sumatera dan Aceh.

Untuk diketahui, Srimulat adalah grup lawak legendaris yang didirikan oleh Teguh Slamet Rahardjo dan R.A Srimulat di Solo pada tahun 1950-an. Grup ini kemudian pindah markas di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya pada tahun 1960-an. Srimulat mencecapi masa kejayaan pada tahun 1980-an setelah sering tampil di televisi. 

Pada tahun 1989, Teguh membubarkan Srimulat, namun para personelnya menghidupkan kembali dengan sering tampil di televisi dan secara langsung. Grup Srimulat melahirkan banyak pelawak kenamaan, seperti Basuki, Tarzan, Kadir, Tessy, Gepeng, Polo, Bambang Gentolet, dan lainnya.