Gurame Parape, Sensasi Rempah Khas Sulawesi yang Menghangatkan Sidoarjo di Musim Hujan
- Viva Jatim/Ahaddiini
Sidoarjo, VIVA Jatim – Ketika rintik hujan mulai membasahi bumi Delta, aroma rempah yang kuat dan kepul asap dari panggangan ikan menjadi magnet yang sulit ditolak.
Di tengah tren kuliner Nusantara yang kian beragam, Sidoarjo kini punya primadona baru, yakni Gurame Parape. Hidangan ikonik asal Sulawesi yang dikenal dengan ledakan rasa pedas, segar, dan aromatik ini mendadak naik daun.
Tak perlu lagi melintasi lautan ke Makassar, warga Sidoarjo kini bisa menikmati kelezatan otentik ini langsung di jantung kota sebagai destinasi baru di tengah kota kawasan strategis Cemengkalang Sidoarjo.
Sebuah kedai makan sederhana namun kaya rasa berhasil membawa jiwa kuliner Sulawesi ke lidah lokal. Gurame Parape di sini bukan sekadar ikan goreng biasa, melainkan sebuah simfoni rempah yang dipadukan dengan teknik memasak yang presisi.
Pengelola kedai, Ayu mengungkapkan bahwa rahasia utama yang membuat pengunjung ketagihan adalah integritas bahan baku.
"Ciri khas Gurame Parape itu ada pada bumbunya yang berani. Kami tidak kompromi, hanya menggunakan rempah-rempah pilihan agar rasa gurihnya kuat dan benar-benar meresap hingga ke tulang," ujar Ayu kepada VIVA Jatim, Rabu, 21 Januari 2026.
Ia menyebut yang membedakan Gurame Parape dengan olahan gurame asam manis atau bakar pada umumnya terletak pada kompleksitas rasa.
Ayu menjelaskan, bumbu Parape merupakan perpaduan harmonis antara cabai merah, bawang merah, bawang putih, lada, gula, dan garam yang diolah sedemikian rupa. Namun, kuncinya ada pada prosesnya.
"Ikan gurame terlebih dahulu digoreng hingga mencapai tingkat kematangan yang pas, baru kemudian ditumis bersama racikan bumbu rempah. Teknik dua tahap ini memastikan bumbu tidak hanya menempel di kulit, tapi mengunci rasa pedas, gurih, dan segar di dalam dagingnya," imbuhnya.
Menurutnya Gurame Parape di siang atau malam hari saat cuaca dingin memberikan sensasi hangat yang menjalar ke seluruh tubuh. Untuk pengalaman kuliner yang paripurna, Ayu menyarankan pendamping yang tidak biasa.
"Paling pas jika dinikmati bersama minuman hangat seperti jahe atau kopi. Kombinasi panasnya rempah ikan dan hangatnya minuman jahe menjadi pelengkap sempurna untuk mengusir hawa dingin musim hujan," kata Ayu.