Senyum Abang Becak Sidoarjo Terima Bantuan 200 Becak Listrik Ramah Lingkungan
- Ahaddiini HM
Sidoarjo, VIVA Jatim-Wajah transportasi tradisional di Kabupaten Sidoarjo resmi memasuki babak baru. Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kini siap membelah jalanan Kota Delta.
Tak sekadar alat angkut, armada ini menjadi simbol modernisasi transportasi rakyat yang ramah kantong dan ramah lingkungan. Di bawah rimbun pohon Pendopo Delta Wibawa, raut bahagia terpancar dari ratusan abang becak yang hadir, Rabu, 21 Januari 2026.
Bantuan ini diserahkan langsung melalui Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya konkret meningkatkan taraf hidup masyarakat kecil sekaligus menekan emisi karbon.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyampaikan bahwa kehadiran becak listrik ini adalah bentuk penghormatan negara terhadap sektor transportasi rakyat. Selama ini, pengemudi becak sering kali terpinggirkan oleh laju zaman.
"Becak listrik ini adalah solusi ganda. Di satu sisi, beban fisik abang becak berkurang drastis karena tidak perlu lagi menguras tenaga untuk menggenjot. Di sisi lain, biaya operasional jadi jauh lebih murah dibanding BBM. Ini adalah komitmen kita menuju transportasi bebas emisi," ujar Mimik.
Lebih dari sekadar operasional harian, Pemkab Sidoarjo memiliki visi besar. Becak-becak listrik ini nantinya akan diplot sebagai pendukung utama mobilitas di destinasi wisata unggulan Sidoarjo.
"Kami ingin becak listrik menjadi ikon wisata modern Sidoarjo. Turis bisa berkeliling dengan nyaman tanpa kebisingan dan polusi," tambahnya.
Bagi para pengemudi becak, bantuan ini adalah nafas baru di tengah himpitan persaingan dengan ojek daring. Mujianto (65 tahun), salah satu penerima manfaat, tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat mencoba tuas gas becak barunya.
"Dulu kalau ada tanjakan, kaki sudah gemetar. Sekarang tinggal gas, sangat ringan. Terima kasih Pak Presiden, terima kasih Pemkab. Semoga ini jadi jalan rezeki baru buat kami," tuturnya sambil tersenyum lebar.
Harapan serupa disampaikan oleh Turianto (65 tahun). Ia mengakui bahwa selama ini pelanggan becak banyak beralih ke layanan online. Namun, dengan tampilan becak listrik yang lebih bersih, modern, dan unik, ia optimis penumpang akan kembali melirik becak.