Cerita Jamaah Umrah Indonesia di Tengah Panasnya Timur Tengah Karena Perang

Mauliadi Ramli saat menjalankan umrah bersama keluarga.
Sumber :
  • Istimewa.

Sidoarjo, VIVA Jatim-Perang di Timur Tengah membawa cerita sendiri bagi Mauliadi Ramli, jamaah umrah Tanah Air Indonesia yang sedang menjalankan ibadah umrah bersama keluarga.

img_title Suporter Arab Saudi Kagum Selebrasi Lamine Yamal saat Membuka Kemanangan bagi Spanyol

Ia menceritakan kepulangannya yang dijadwalkan pada tanggal 1 Maret tetap terlaksana meski telah terdengar berita akan terjadi perang sejak beberapa hari sebelumnya.

"Kami kebetulan dijadwalkan pulang ke Tanah Air tepat di hari Minggu tanggal 1 Maret 2026 dengan jadwal penerbangan pukul 23.00 waktu Jeddah. Alhamdulillah, kami sekeluarga aman sekalipun dua hari sebelumnya sudah terdengar kabar akan adanya konflik kedua negara," ucapnya saat dikonfirmasi VIVA Jatim, Senin, 2 Maret 2026.

img_title Doku Siap Tinggal Piala Dunia Jelang Kelahiran Anak Pertamanya

Mauliadi mengungkapkan kegiatan umroh berjalan lancar baik sebelum maupun saat perang pecah.

"Jamaah sangat padat dan umroh tahun ini tercatat memang jamaah terpadat sepanjang masa dengan total jamaah hampir 13 jutaan, selama proses umroh," jelasnya.

img_title Timwas Pantau Pelaksanaan Haji di Makkah, Bambang Haryo: Tahun 2026 Berjalan Sukses

Mengenai pengamanan udara, Mauliadi mengungkap hampir 24 jam dilakukan patroli udara oleh pihak Kerajaan Saudi.

"Pengamanan udara dilakukan ketat terlebih di jam-jam padat seperti berbuka dan sholat tarawih," terangnya.

Ia mengakui bersama keluarganya sempat memiliki rasa khawatir sebelum bertolak ke Tanah Air. Sebab sebelumnya sudah ada benerapa penerbangan yang delay imbas pecahnya perang.

"Dan terbukti per tanggal 1 dini hari tadi beberapa penerbangan di Jeddah yang melintasi udara Iran, Qatar, Emaratis dan lain-lainnya semua dicancel dan pihak Pemerintah Indonesia pun sudah megeluarkan statement untuk menunda penerbangan umrah per hari ini dikarenakan keadaan pasca perang yang semakin memanas," ujarnya.

Mauliadi berharap konflik perang Timur Tengah ini segera berakhir karena berdampak pada para jamaah Indonesia.

"Kami sekeluarga berharap semoga konflik ini segera terhenti terlebih hal ini sangat berimbas pada jamaah umroh Indonesia baik yang masih ada di Saudi maupun yg belum berangkat, mengingat juga beberapa bulan kedepan musim Haji sudah masuk tentu ini akan sangat berimbas negatif," pungkas Mauliadi.

Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 menandapi perang dimulai. Serangan tersebut mengakibatkan pimpinan tertinggi Iran Ayatollah Ali Khemenei wafat dan sejumlah tokoh lainnya.

Halaman Selanjutnya
img_title