Senyum Siswa SLB Saat Pilih Baju Lebaran di Pusat Perbelanjaan
- Dindik Jatim.
Madiun, VIVA Jatim-Puluhan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Madiun tampak sumringah saat memilih baju baru di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Madiun, Jumat, 13 Maret 2026. Baju tersebut akan mereka kenakan saat Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan itu merupakan bagian dari program “Ramadan Pendidikan Berdampak” yang digagas Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Sebanyak 30 siswa SLB bersama 10 guru dan tenaga kependidikan diajak berbelanja baju lebaran sekaligus menerima santunan dan berbuka takjil bersama.
Menurut Aries, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian agar siswa berkebutuhan khusus juga dapat merasakan kebahagiaan Ramadan dan Lebaran.
“Pendidikan tidak hanya berbicara tentang akademik. Pendidikan juga harus membangun kepedulian sosial, empati, dan nilai kemanusiaan,” ujar Aries.
Program Ramadan Pendidikan Berdampak juga mendorong sekolah di Jawa Timur menggelar berbagai kegiatan selama bulan suci, seperti pesantren kilat, penguatan karakter, hingga kegiatan sosial seperti berbagi takjil dan santunan bagi siswa yang membutuhkan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Jawa Timur juga menjalankan program Vokasi Istimewa bagi siswa berkebutuhan khusus. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan siswa SLB di berbagai bidang seperti tata boga, tata kecantikan, otomotif, hingga kerajinan.
“Program ini penting agar siswa berkebutuhan khusus memiliki keterampilan dan bisa mandiri sesuai bakat dan minat mereka,” kata Aries.