AGandeng Petra Sihombing dan Jevin Julian, Weda Mauve, Musisi asal Surabaya Rilis Album Baru

Musisi asal Surabaya, Weda Mauve
Sumber :
  • VIVA Jatim/Tito

Surabaya, VIVA JatimMusisi asal Surabaya, Weda Mauve, kembali menegaskan eksistensinya di industri musik Indonesia lewat perilisan album terbarunya bertajuk “PACK UR BAGS, Side A”.

img_title Konser Westlife Masih Januari 2027, Tiketnya Sudah Ludes dalam Sehari

Album ini menjadi proyek paling ambisius Weda sejauh ini. Ia merangkum perjalanan emosional dan refleksi diri yang dilaluinya selama beberapa tahun terakhir ke dalam karya yang lebih jujur dan personal.

Menggabungkan unsur indie pop, art-pop, alternative, hingga sentuhan elektronik, album ini menampilkan sisi Weda yang lebih matang, terbuka, dan penuh kesadaran diri.

img_title Crystalin RunXperience 2026 Hadir di Surabaya, Gabungkan Olahraga, Musik, dan Kuliner

Dalam album tersebut, Weda mengangkat pengalaman pribadinya secara apa adanya mulai dari patah hati, kebingungan hidup, kehilangan arah, hingga keberanian untuk kembali membuka diri terhadap cinta.

“Bahkan tracklist-nya pun disusun sesuai timeline perjalanan dan pengalaman pribadi yang saya lalui,” ujar Weda, Selasa 17 Maret 2026.

img_title Pakaian Biru Sahabat Vidi Aldiano di Pemakaman Jadi Sorotan Publik

Kekuatan album ini juga diperkuat dengan keterlibatan sejumlah nama besar di industri musik Tanah Air. Seperti Petra Sihombing turut menggarap track pembuka, sementara Jevin Julian memberikan sentuhan khasnya di beberapa lagu penting.

Kolaborasi ini menghadirkan warna musikal yang lebih kaya, sekaligus mempertegas karakter musik Weda yang semakin berkembang.

7 Lagu, 7 Emosi Berbeda

Album “PACK UR BAGS, Side A” berisi tujuh lagu yang masing-masing merepresentasikan potongan emosi berbeda dalam perjalanan hidup Weda:

Jaga Ucapan – kehilangan cinta yang terasa permanen, Hit The Spot – kebingungan antara cinta baru, nafsu, dan arah hidup, I Gotcha, I Got U – pencarian koneksi emosional yang lebih dalam.

Love Don’t Come Easy – mencintai seseorang yang cenderung menghindar, Ain’t Afraid Of Love – keberanian mencintai tanpa batas, One Last Kiss – permintaan tulus untuk kesempatan terakhir, You Were The One – patah hati dari cinta pertama yang membekas.

Menariknya, urutan lagu disusun seperti alur cerita, mengikuti fase-fase emosional yang dialami sang musisi.

Album ini merupakan bagian pertama dari proyek dua sisi. Side A merepresentasikan perjalanan yang telah dilalui, sementara Side B akan menghadirkan fase berikutnya yang direncanakan rilis dalam waktu dekat tahun ini.

Halaman Selanjutnya
img_title