Menyambungkan Hubungan Sanad Tokoh-Tokoh Islam Lewat Ziarah Makam Maulana Malik Ibrahim

Ziarah Makam Maulana Malik Ibrahim.
Sumber :
  • Tofan Bram Kumara

Gresik, VIVA Jatim-Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mendampingi rombongan Uzbekistan saat melakukan ziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim. Rombongan dipimpin Gubernur Samarkand, Adiz Muzafarovich Boboyev, bersama Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia dan sejumlah pejabat lainnya.

Gress of Champion dan Gebyar Tahfidz Quran untuk Asah Mental Pelajar di Depan Publik

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan sejarah, budaya, dan spiritual antara Indonesia dan Uzbekistan, sekaligus membuka peluang kerja sama di berbagai sektor.

Selain ziarah, Pemkab Gresik juga memperkenalkan kuliner khas daerah seperti nasi krawu, pudak, dan legen kepada rombongan.

Pabrik Melamin Dibangun di Gresik, Emil Dardak: Perkuat Hilirisasi Industri Kimia

“Kami menyambut baik kunjungan ini dan berharap Gresik semakin dikenal sebagai tujuan ziarah religi dunia,” ujar Bupati Yani, Senin, 6 April 2026.

Sementara itu, perwakilan International Relations Imam Bukhari Center, Rofi Eka Shanty, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan menyambungkan hubungan sanad tokoh-tokoh Islam.

Penjual Pentol di Gresik Cabuli Bocah Laki-laki di Toilet Masjid, Kini Ditahan Polisi

"Adanya keterkaitan antara Maulana Malik Ibrahim dengan Bahauddin Sogarji (Shaghir) yang dimakamkan di Samarkand. Keterkaitan tersebut juga melibatkan tokoh lain seperti Sunan Ampel, Syekh Jumadil Kubro, dan Ibrahim As-Samarqandi," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Uzbekistan juga menyerahkan buku silsilah kepada Pemkab Gresik yang saat ini masih dalam proses penerjemahan.

Tak hanya aspek sejarah, pertemuan ini juga membahas potensi kerja sama ekonomi. Gubernur Samarkand menunjukkan ketertarikan terhadap sektor manufaktur Gresik, khususnya pengolahan tembaga dan emas.

Boboyev juga mengundang Bupati Gresik untuk berkunjung ke Samarkand guna menindaklanjuti peluang kerja sama, termasuk di bidang industri dan pariwisata religi.

Kunjungan ini turut dihadiri perwakilan agen perjalanan dari Uzbekistan yang menjajaki kerja sama dengan sektor umrah dan pariwisata di Indonesia.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka jalur kunjungan dua arah sekaligus memperkuat pengembangan wisata religi antara Gresik dan Samarkand.