Cerita Susah Payahnya Evakuasi Dua Jenazah Pendaki Gunung Piramid Bondowoso
- Istimewa
Bondowoso, Viva Jatim – Tim gabungan harus bekerja ekstra keras saat mengevakuasi dua jenazah pendaki yang telah ditemukan di jalur ekstrem Punggung Naga, pendakian Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.
Kedua pendaki atas nama Maliya Finda (51) warga Desa Karangkembang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan dan Irfan Nasrul Laili (35) seorang pemandu asal Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 13 jam dengan menghadapi medan yang terjal dan penuh risiko. Tim harus melewati jalur berbatu, lereng curam, serta medan yang menguras tenaga untuk membawa kedua jenazah dari lokasi penemuan.
Kedua jasad korban ditemukan berada di tebing pada kemiringan 40 derajat dengan kedalaman 60 meter oleh tim SAR gabungan pada Selasa, 4 Agustus 2026, pukul 12.13 WIB saat melakukan penyisiran.
Posisi keduanya berada dalam jarak yang tidak berjauhan satu sama lain, yakni sekitar 5 meter.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo mengatakan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
Awalnya proses evakuasi dijadwalkan berlangsung pada Selasa, namun karena kondisi medan dan kendala cuaca, maka baru bisa dilakukan hari Rabu.
Menurutnya, tim gabungan bekerja tanpa henti hingga akhirnya berhasil membawa kedua jenazah turun dari lokasi penemuan. Kedua jenazah kemudian tiba di RS Bhayangkara Bondowoso sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu, 5 Agustus 2026.
"Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah SWT serta kerja keras seluruh personel gabungan, dua jenazah berhasil dievakuasi dari Gunung Piramid," ujarnya, Kamis, 6 Agustus 2026.
Dalam proses tersebut, personel Polres Bondowoso bersama Brimob Polda Jatim, BPBD, Basarnas, relawan, dan sejumlah instansi terkait harus menghadapi beratnya medan untuk menuntaskan operasi kemanusiaan tersebut.
Dia mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama dan profesionalisme seluruh personel di lapangan.
Evakuasi dua jenazah tersebut sekaligus menunjukkan tantangan yang harus dihadapi tim gabungan saat melakukan operasi di medan Gunung Piramid. Keselamatan personel menjadi pertimbangan utama selama proses evakuasi dilakukan secara bertahap.