Tips Aman Hindari Penipuan dengan Modus Transaksi COD, AutoKirim Solusinya!

Ilustrasi transaksi COD AutoKirim
Sumber :
  • Dok. AutoKirim/Viva Jatim

2. Pembeli Fiktif

img_title Polisi Terima 3 Laporan Dugaan Penipuan Travel Umrah PT Annisa di Mojokerto

Pembeli fiktif adalah oknum pembeli yang memanfaatkan skema COD dengan cara membeli barang sebanyak-banyaknya yang pada saat penulisan alamat akan menyertakan alamat palsu atau alamat orang lain atau pembeli yang tidak ada niat untuk membeli.

Alhasil pada saat paket dikirimkan oleh kurir, kurir tidak menemukan lokasi dan akhirnya paket akan di-return atau dikembalikan ke penjual. Modus seperti ini yang dirugikan adalah penjual yang pada akhirnya harus menanggung biaya pengiriman.

img_title Pelaku Penipuan Modus Lelang Arisan di Mojokero Dituntut 1 Tahun 8 Bulan

Hal ini juga sudah diantisipasi di AutoKirim. Caranya seller atau penjual bisa memetakan area pengiriman yang wilayah hijau sekaligus memetakan mana pembeli yang spam atau fifiktif. 

"Melalui teknologi kami, ini akan meminimalisir resiko kerugian bagi penjual atau seller," tambah Rizky. 

img_title Dukun Pesugihan Palsu di Mojokerto Divonis 2 Tahun 4 Bulan Penjara

3. Penipuan Duplikat COD

Ada juga penipuan dengan duplikat COD yang saat ini marak. Motif ini memungkinkan penjual dan pembeli turut menjadi korban. Duplikat COD adalah transaksi fiktif yang dengan sengaja meniru atau menduplikasi transaksi orang lain. 

Semisal A (pembeli) membeli barang kepada B (penjual) dengan transaksi metode pembayaran COD. Di tengah jalan akan muncul oknum C yang membuat bungkusan persis seperti yang dikirimkan oleh B. Alhasil tak jarang paket milik C yang akan sampai, kepada A terlebih dahulu. Akibatnya A merasa tertipu karena pada saat barang dibuka, barang tidak sesuai dengan apa yang dibeli.

Sebaliknya B juga akan dirugikan karena mendapat komplain dari A atas barang yang bukan pembeliannya. Pada saat barang yang yg asli sampai maka A akan menolak, begitu juga B akan menanggung biaya pengiriman sia-sia. 

Tips Aman Hindari Penipuan Modus Transaksi COD 

Salah satu cara agar terhindar dari penipuan dengan modus transaksi COD adalah selalu mengecek kredibilitas pihak yang bertransaksi. Kemudian mencatat informasi penting seperti alamat dan identitas, serta memilih platform jual-beli terpercaya yang memiliki mekanisme perlindungan bagi kedua belah pihak.  

Hal ini menjadi penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran terhadap modus-modus kejahatan seperti penjual fiktif, pembeli fiktif, maupun duplikat COD agar kerugian dapat diminimalisir. Sehingga tercipta ekosistem jual-beli online yang aman, nyaman, dan saling menguntungkan bagi perkembangan industri marketplace di tanah air.

Halaman Selanjutnya
img_title