Anjuran Meminum Susu dalam Al Quran, Penting untuk Tingkatkan Kualitas SDM

Ilustrasi Anak/Susu
Sumber :
  • Viva

Surabaya, VIVA Jatim – Ditjen PKH Kementerian Pertanian, Nuryani Zainuddin, mengungkapkan tentang anjuran meminum susu dalam Al-Qur'an. Tepatnya dalam surah Al-Mu'minun ayat 21. Hal ini menandakan bahwa susu memiliki aneka manfaat beragam untuk kesehatan

img_title Mas Dhito Minta Camat Awasi Perubahan Desil Warga agar Bantuan Tepat Sasaran

Secara ilmiah, susu terbukti mendukung kesehatan terutama bagi ibu hamil dan lanjut usia (lansia). Termasuk tumbuh kembang anak-anak. Sebab susu merupakan sumber protein hewani dan kalsium penting yang berperan dalam pertumbuhan tulang, imunitas, serta fungsi otak. 

“Anjuran minum susu ini sudah ada di dalam Alquran surat Al Mu’minun ayat 21. Arti dari ayat ini adalah: Sesungguhnya pada hewan-hewan ternak, benar-benar terdapat pelajaran bagimu. Kami memberi minum kamu dari sebagian apa yang ada dalam perutnya (air susu), padanya terdapat banyak manfaat untukmu, dan sebagian darinya kamu makan,” ujarnya dikutip dari VIVA, Senin, 9 Juni 2025.

img_title Membangun Strategi Pencegahan HIV Berbasis Pendidikan

Berkaca pada ayat Alquran tersebut, Nuryani pun mengatakan bahwa tidak perlu diragukan lagi bahwa susu merupakan sumber gizi yang sangat baik. Terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan, ibu hamil dan lansia. 

“Oleh karena itu, minum susu baik bagi kalangan anak-anak maupun dewasa sangat penting dan perlu mendapatkan perhatian dan partisipasi aktif dari seluruh stakeholder,” tuturnya. 

img_title Kebutuhan Perlindungan Kesehatan Kian Komprehensif, Sequis Luncurkan Sequis Careln

Lebih lanjut Nuryani mengungkapkan, tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hanya sekitar 16,1 liter per tahun. Angka tersebut masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. 

“Dan berdasarkan data WHO tahun 2023, konsumsi susu masyarakat Indonesia masih berada di posisi terendah di Asia Tenggara. Dengan posisi pertama ditempati oleh Brunei Darussalam yang mencapai 70 Kg per tahun, disusul Myanmar, Thailand, Malaysia, dan Vietnam, mencapai 25 Kg per kapita per tahun,” jelasnya. 

Menurut Nuryani, angka tersebut menjadi salah satu parameter untuk meningkatkan konsumsi susu sebagai upaya mencapai peningkatan kualitas SDM Nasional. Oleh karena itu, kolaborasi antara Pemerintah, akademisi, pelaku usaha, tenaga kesehatan, peternak, dan masyarakat luas, menjadi kunci di dalam peningkatan produksi susu nasional. 

“Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan ketahanan pangan dan juga masyarakat, salah satunya melalui peningkatan produksi susu dalam negeri dan peningkatan konsumsi susu oleh masyarakat. Salah satu upaya Pemerintah di dalam meningkatkan kualitas SDM nasional ditunjukkan melalui program Makan Bergizi Gratis, untuk anak-anak dan ibu hamil, salah satu komponennya merupakan susu segar,” bebernya. 

Halaman Selanjutnya
img_title