Jadi Kelompok Paling Rentan Secara Finansial, Sun Life Indonesia Ingatkan Pentingnya Literasi Keuangan bagi Gen-Z

Ilustrasi Gen Z
Sumber :
  • Viva.co.id

Surabaya, VIVA Jatim-Chief Client and Distribution Officer Sun Life Indonesia, Kah jing Lee mengatakan Sun Life berkomitmen memberikan panduan dan solusi keuangan yang relevan agar masyarakat Indonesia mempunyai kemampuan pengelolaan keuangan yang baik.

img_title Sasar Pasar Gen Z, JetZ Tunjuk Girl Group K-Pop Hearts2Hearts sebagai Korean Brand Ambassador

Kah jing mengungkapkan kemampuan pengelolaan keuangan yang baik sangat dibutuhkan di tengah kondisi ekonomi yang tak menentu. Kemampuan tersebut dibutuhkan setelah Sun Life Indonesia merilis edisi kedua dari Sun Life Asia Financial Resilience Index: Balancing Today’s Needs and Tomorrow’s Goals.

Dalam rilisnya disebutkan adanya kesenjangan ketahanan finansial yang signifikan antar generasi. Gen-Z tercatat sebagai kelompok paling rentan secara finansial dan memiliki ketahanan jangka panjang terendah. Sebagai perbandingan, nyatanya sebanyak 63 persen responden Baby Boomer merasa aman secara finansial, jauh di atas Gen-Z (49%).

img_title Mekari Flex Tawarkan Solusi Finansial Karyawan, Terima Gaji Sebelum Gajian

Kah Jing mengatakan Gen-Z sedang menghadapi tantangan finansial yang lebih kompleks yang menunjukkan tingkat kepercayaan diri dan kematangan perencanaan finansialnya paling rendah di antara seluruh kelompok usia.

"Hanya 49% dari mereka yang merasa aman secara finansial, dibandingkan 61% Milenial dan 63% Baby Boomer. Sebanyak 58% Gen-Z menyebut diri mereka sebagai investor konservatif. Hal ini menunjukkan kecenderungan untuk menghindari risiko dan kemungkinan akan kurangnya pemahaman terhadap pentingnya menyeimbangkan risiko dan imbal hasil jangka panjang," ujarnya, Rabu, 2 Juli 2025.

img_title Mengapa Literasi Keuangan Penting bagi Generasi Muda? Ini Penjelasannya

Kemudian Lebih dari seperempat Gen-Z (29%) tidak mencari bantuan atau nasihat dalam membuat keputusan finansial mereka. Angka ini menjadi yang tertinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Padahal, katanya, Gen Z justru menjadi kelompok yang paling membutuhkan panduan dan struktur dalam membangun masa depan finansialnya.

Dan menariknya, 21 persen dari Gen-Z mengandalkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan konsultasi keuangan, sedangkan Milenial (21%), Gen X (9%), dan Baby Boomer (11%).

”Gen Z memiliki waktu yang panjang untuk merancang masa depan keuangan mereka, tetapi banyak dari mereka justru diliputi kekhawatiran dan keraguan," tuturnya.

⁰Menurut Kah Jing mereka tumbuh dalam era ekonomi yang penuh ketidakpastian dan tekanan biaya hidup yang tinggi. Oleh karena itu, meningkatkan literasi finansial serta memperluas akses terhadap informasi terpercaya dapat menjadi kunci dalam membantu mereka membangun ketahanan finansial jangka panjang.

Halaman Selanjutnya
img_title