Pentingnya Mendukung Pertumbuhan Tubuh dan Perkembangan Otak Anak

Sosialisasi MBG di Blitar
Sumber :
  • Istimewa

Blitar, VIVA Jatim-Ratusan warga di Desa Sumberjo, Blitar mendapatkan pemaparan tentang pentingnya asupan gizi bagi anak-anak. Pasalnya, dengan gizi yang cukup akan baik untuk generasi mendatang.

img_title BGN Minta Maaf ke Santri Sidoarjo, Dapur MBG Disuspend, Kepala Dapur Dicopot Usai 740 Santri Keracunan

Anggota Komisi IX DPR RI Heru Tjahjono mengatakan penting memberikan dukungan terhadap pertumbuhan tubuh dan perkembangan otak anak-anak. Hal ini harus dilakukan dalam mempersiapkan Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebuah program yang perlu didukung.

Ia menambahkan MBG memiliki peran penting sebagai langkah strategis yang tidak hanya bertujuan menekan angka stunting, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kualitas generasi mendatang.

img_title Banyak Keracunan MBG, Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Perhatikan Aspek Keamanan Pangan

“Memberikan nutrisi bergizi secara konsisten kepada anak-anak usia dini merupakan kunci utama dalam mencegah stunting dan malnutrisi. Untuk itu pemenuhan gizi yang memadai sangat penting untuk mendukung pertumbuhan tubuh serta perkembangan otak anak secara optimal,” ujar Heru dalam sosialisasi MBG, di Blitar.

Perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Achmad Kudori menjelaskan MBG adalah program utama dari Presiden Prabowo Subianto. BGN bertugas menyiapkan SDM yang berkualitas dan unggul di masa depan.

img_title 551 Santri Keracunan MBG di Sidoarjo, Khofifah Soroti Waktu Penyajian Makanan

“Sasaran program MBG ini adalah peserta didik (PAUD, SD, SMP, dan SMA), serta kelompok non-didik seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” jelas Achmad.

Selain gizi, program MBG juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan berbagai pelaku usaha di sektor pangan. Di samping itu juga membuka lapangan kerja di wilayah sekitar dapur gizi atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) khususnya di Kota Blitar.

“Hingga saat ini, sudah beroperasi 1 SPPG di wilayah Kab./Kota Blitar Jumlah tersebut diharapkan terus meningkat seiring dengan tumbuhnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program ini. Pembangunan dan fasilitas dapur harus memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan oleh BGN,” ungkap Achmad.

Kepala Instalasi Gizi RSUD dr Iskak Tulungagung Ratih Puspitaningtyas mengatakan masyarakat sejak saat ini sudah harus memulai menjalani pola makan hidup sehat, khususnya dalam mengkonsumsi makanan sehari-hari.

“Sekitar 60% remaja kita tidak mengnal apa itu gizi seimbang, dan mengajak masyarakat dalam hal ini para orangtua untuk membiasakan anak-anaknya memulai untuk menyukai makan buah dan sayuran dan mengkonsusmsi minum air putih 8 gelas/hari,” ucap Ratih.

Halaman Selanjutnya
img_title