Gedung Airlangga RSKK Diresmikan, Antrean dan Operasi Pasien Kediri Lebih Cepat
- Madchan Jazuli/Viva Jatim
Kediri, VIVA Jatim – Gedung Airlangga Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kediri (RSKK) diresmikan. Dengan dioperasikannya gedung lima lantai itu, antrean warga bisa dipangkas dan tindakan operasi buat pasiean bisa lebih cepat ditangani.
Peresmian Gedung Airlangga dihadiri langsung oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito. Hadir pula Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa, Kapolres Kediri Ajun Komisaris Besar Polisi Bramantyo Priyaji, Kajari Kediri Ismaya Hera Wardanie, dan dari hospitalia RSKK Kediri.
Kepala Rumah Sakit Kabupaten Kediri dr Raden Gatut Rahardjo mengungkapkan, Gedung Airlangga terdiri dari 3 tower. Gedung A sudah diselesaikan pada tahun 2024 dengan luas 5.600 meter persegi. Gedung ini digunakan untuk ruang rawat inap Kelas 3, yang terdiri dari 120 tempat tidur.
Sedangkan Gedung B terdiri dari Kelas 1 VIP, VVIP, dan klasterisasi jantung. Lalu untuk Gedung C terdiri dari ruang operasi di Lantai 5, dan Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU) di lantai 4.
"Kemudian Gedung C jumlah operasi kita yang sangat besar. Kita membuat 10 kamar operasi yang sekarang ini ada 7 ruang. Jadi kita nambah 3 operasi di lantai 5 dan lantai 4," kata Gatut, Senin, 11 Agustus 2025.
Gatut menambahkan, sebelumnya satu ruangan berisi 10 pasien. Ada juga untuk 4 pasien dalam satu ruangan, lengkap dengan kamar mandi dan difasilitas pendingin udara atau AC. Sedangkan di Gedung B ruangannya tidak banyak, tapi memiliki keunggulan dalam hal klasterisasi jantung.
"Lantai 3 dikhususkan untuk ruang VIP dan VVIP ada 8 kamar. Kemudian, di lantai 2 untuk kelas 1 ada 16 tempat tidur, yang di lantai paling bawah lagi kelas 1 juga ada 10 tempat tidur dan ruang bersalin," kata Gatut.
"Proses [pembangunannya] sudah selesai, insyaallah tahun ini nanti klasterisasi jantung di lantai 4. Dilengkapi IC jadi untuk Intensif Kardio Intensitas Care Unit Kardiovaskuler," imbuhnya.
Gatut mengaku tren perkembangan penyakit jantung saat ini tidak hanya usia tua. Banyak pasien berusia 30 tahun sudah memiliki keluhan jantung, sehingga membutuhkan penanganan intensif.
Sementara itu, salah satu keluarga pasien, Laura (17), mengungkapkan bahwa gedung baru ini cukup bagus dan representatif. Akan tetapi, ia mengeluhkan lokasi jarak parkir dinilai lebih jauh dari sebelumnya. “Pengennya seperti dulu saja," ujarnya.