Gubernur Khofifah Ajak Warga Promosikan Batik Tulis Sampang sebagai Warisan Budaya Madura

Khofifah memegang batik tulis Sampang
Sumber :
  • Pemprov Jatim

Sampang, VIVA Jatim-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan mempromosikan Batik Tulis khususnya asli Sampang sebagai salah satu warisan budaya luhur yang patut dibanggakan.

img_title Jawa Timur Juara Nasional dengan 45.839 Medali Puspresnas, Khofifah: Bukti Pendidikan Berkualitas

Gubernur Khofifah mengatakan, Batik Sampang memiliki kemiripan dengan Batik Pamekasan. Sekilas menurutnya terlihat mirip, namun dari segi pewarnaan, Batik Sampang cenderung lebih jernih dan mengarah ke warna alam.

"Saya sedikit bisa mengenali berbagai jenis batik. Sekilas ada kemiripan antara Sampang dan Pamekasan, namun terkait pewarnaan lebih jernih dan warna alam yang sangat mirip dengan Batik Cirebon," ujarnya saat mengunjungi Workshop Batik Tulis Shalempang, Sampang, Minggu, 10 Agustus 2025.

img_title Serapan Lulusan SMK Jatim Menunjukkan Tren Positif, Khofifah: Link and Match dengan Industri Semakin Efektif

Kemiripan tersebut menurutnya sebagai sebuah wujud pertemuan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Lebih dari itu, perwujudan kain batik dengan berbagai kekhasannya merupakan sebuah produk budaya. Bukan sekadar kain sebagai bahan pakaian.

"Ini artinya juga ada pertemuan antar budaya. Sehingga pembatik itu sebenarnya pelaku seni, tapi dia juga industri. Seni membatik sendiri memiliki tahap yang luar biasa," tutur Khofifah.

img_title Coach RB Ungkap Faktor Kekalahan Madura United dari Bhayangkara FC

Meski memiliki keindahan dan kualitas tinggi, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa Batik Sampang masih memerlukan promosi lebih luas dibanding Batik Madura lainnya seperti Batik Tanjung Bumi Bangkalan, Batik Pamekasan, atau Batik Sumenep yang lebih dikenal pasar.

"Karena di sini berada antara Tanjung Bumi yang luar biasa dan kemudian Pamekasan yang pemasarannya lebih bagus karena memang berani dengan warna dan desain kontemporer," jelasnya.

Oleh sebab itu, Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung para pembatik di Jawa Timur. Setiap daerah disebutnya memiliki ciri khas masing-masing, sehingga tidak akan pernah bosan untuk mendalami kain batik.

"Saya ingin memberi penguatan bagi pelaku seni batik pelaku industri batik ini budaya yang luar biasa terlahir dari nenek moyang kita," kata Khofifah.

"Apalagi ini batik tulis saya rasa susah untuk pemula pasti turun temurun bagaimana mencanting supaya tidak belepotan, proses melapisnya, mewarna hingga mencelup," pungkasnya.

Sementara itu, pemilik Workshop Batik Tulis Shalempang Ali Imron mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Gubernur Khofifah terhadap perkembangan Batik Sampang.

Halaman Selanjutnya
img_title