Ajakan Bayar PBB di Warna-warni Karnaval HUT RI di Sidoarjo
- Ahaddiini HM/VIVA Jatim
Sidoarjo, VIVA Jatim – Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada karnaval yang digelar warga Kelurahan Wedoro Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo menuai decak kagum, pasalnya tema yang diangkat mengenai ajakan agar semangat membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Tema karnaval ini menjalin persatuan, kesatuan serta kreativitas warga Wedoro dan bekerja sama lembaga pajak bumi bangunan (PBB) sebagai ajakan untuk semangat membayar pajak sebagai warga yang bertanggung jawab. Karnaval ini dimulai dari komplek Grand Deltasari hingga finish di lapangan sepak bola desa Wedoro," ujar Lurah Wedoro, Abdul Rosyid, kepada VIVA Jatim, Senin 25 Agustus 2025.
Ia mengatakan tujuan diadakan karnaval ini adalah untuk menjalin kerukunan, keguyuban dan kekompakan seluruh unsur pemerintah desa lembaga dan masyarakat desa Wedoro. Selain diikuti oleh ribuan warga, dalam karnaval ini juga diadakan lomba untuk kostum yang dikenakan para peserta karnaval.
“Karnaval ini diikuti oleh ikuti 9 Rukun Warga (RW) dengan jumlah kurang lebih 5.000 orang peserta. Kostumnya dilombakan yang dinilai dari kreasi, seragam, kekompakan, jumlah peserta, aksesoris serta nasionalisme peserta," terang Rosyid.
Ia berharap karnaval ini dapat membangun karakter warga desa Wedoro dengan jiwa nasionalisme, sosial yang tinggi, berkarakter dan bermartabat
Sementara itu, salah satu peserta karnaval yang juga pemenang lomba karnaval Rukun Warga (RW) 07 Rukun Tetangga (RT) 02, Nur Awwalur Rohmah mengungkapkan kesan bahagianya.
"Alhamdulillah karnaval ini sangat berkesan sekali. Saya senang desa Wedoro mengadakan kegiatan karnaval ini sebagai wadah menampilkan hasil kreatifitas warga Wedoro. Selain itu kostum setelah karnaval dapat jadi ide usaha untuk meningkatkan nilai budaya dikarenakan menampilkan kostum yang bertema dan memiliki makna serta meningkatkan perekonomian yakni dengan membuka jalan berwirausaha," ungkapnya.
Ia melanjutkan, kostum yang dikenakan dalam kelompoknya ia buat sendiri dengan konsep Garuda besar mewakili Bhineka Tunggal Ika dan kostum menak rengganis biru sebagai maskot PBB.
"Kostum menak rengganis biru ini sebagai ajakan untuk warga agar semangat bertanggung jawab akan membayar pajak. Ada slogannya juga, ‘Orang Bijak Taat Pajak, Ayo Bayar Pajak, Bangga Bayar Pajak’. Saya kerjakan selama 2 minggu," terang Nur Awwalur.