Kawoong Innovation: Ketika Persahabatan Lama Menjadi Ruang Inovasi

Hadi Wardoyo dan MR D dengan lukisan QR Art.
Sumber :
  • Mokhamad Dofir

Surabaya, VIVA Jatim-Ketika dua sahabat lama bertemu, biasanya yang muncul adalah nostalgia: obrolan masa muda, kenangan jalan-jalan, atau kisah nekat yang membuat tertawa. Tapi bagi Doddy “Mr D” Hernanto dan Hadi Wardoyo, pertemuan kembali setelah 30 tahun justru melahirkan sesuatu yang lebih besar, sebuah lembaga bernama Kawoong Innovation.

img_title Jadi Motivator di UT Surabaya, Pendiri Kawoong Innovation Bicara Keadilan Hukum

Hadi menempuh jalan bisnis konstruksi di Jakarta, sementara Doddy sibuk di Surabaya dengan dunia seni, coding, dan akhirnya menemukan QR Art, teknologi yang memadukan QR Code dengan karya lukis. Namun keduanya menyimpan satu benang merah: kepedulian pada kreativitas. Hadi pada inovasi, Doddy pada seni dan budaya.

Persahabatan mereka punya cerita khas anak muda. Pernah suatu ketika keduanya nekat pergi ke Yogyakarta tanpa uang, hanya berbekal gitar bolong. Mereka ngamen di kereta hingga trotoar Malioboro, lalu pulang dengan uang cukup untuk mentraktir teman-teman.

img_title Unhan RI Gandeng Kawoong Innovation, Dorong Terobosan Riset dan Inovasi Pertahanan

“Itu pengalaman yang nggak terlupakan,” kata Hadi, Senin, 25 Agustus 2025.

Waktu memisahkan, tapi juga mempertemukan lagi. Pada 2015, Hadi pulang ke Surabaya dan reuni dengan Doddy. Dari situlah, Kawoong Innovation lahir.

img_title Pameran Lukisan Bertajuk Bishop's Love Affair Tampilkan18 Karya Monsinyur Didik

“Kami konsen pada seni, budaya, dan teknologi,” ujar Hadi, yang kini kerap mendampingi Mr D berpameran di berbagai kota.

Salah satu hasil nyata dari kolaborasi itu adalah QR Art Hybrid. Konsep ini pertama kali dipamerkan di Wisma Jerman Surabaya, 23 Agustus 2025. Pameran berlangsung ganda: fisik dan digital. Pengunjung bisa melihat lukisan langsung di galeri, atau cukup memindai kode pada gambar untuk masuk ke ruang pamer virtual.

“Ini memungkinkan penikmat seni untuk menikmati karya dari dua sisi berbeda,” kata Mr D.

QR Art sendiri adalah karya seni interaktif: sebuah lukisan yang ketika dipindai membuka akses ke konten tambahan, mulai dari video pembuatan, cerita di balik karya, hingga musik pengiring. Seakan satu karya berisi banyak pintu.

“QR Art menawarkan pengalaman baru dalam melihat seni,” lanjut Doddy.

Dengan Kawoong Innovation, Doddy dan Hadi ingin mewadahi lebih banyak kreator lokal, seniman, budayawan, atau penemu muda, agar karya cipta anak bangsa bisa mendapat ruang. Dari nostalgia masa muda hingga ruang inovasi hari ini, persahabatan mereka menunjukkan satu hal: ide yang lahir dari kebersamaan bisa bertahan lebih panjang daripada sekadar cerita lama.