Dibutuhkan Investasi Besar untuk Dekarbonisasi Industri Tahun 2050

Faricha Hidayati.
Sumber :
  • Rahmat Fajar

Surabaya, VIVA Jatim-Koordinator Kebijakan dan Teknologi Program Dekarbonisasi Industri Institute for Essential Services Reform (IESR), Faricha Hidayati mengatakan industri pupuk merupakan industri yang membutuhkan investasi terbesar dalam upaya dekarbonisasi industri. Setidaknya total kebutuhannya mencapai 129 miliar USD.

img_title Rumuskan Kurikulum Berbasis Industri, Kadin Jatim dan Swisscontact Siapkan Fasilitator JOA

Sementara untuk subsektor industri dengan nilai investasi paling sedikit adalah industri otomotif yakni 0,5 miliar USD. Adapun untuk mewujudkan dekarbonisasi industri pada 2050 membutuhkan investasi setidaknya 260 miliar USD dari tahun 2025-2050.

"Dan tingginya investasi itu otomatis akan berdampak kepada kenaikan harga produk," ujarnya dalam Training Jurnalis: Interpretasi Data dan Peta Jalan Dekarbonisasi Industri sebagai Bahan Jurnalisme yang Akurat yang digelar secara daring.

img_title Kenali Dunia Kerja, Ratusan Lulusan SMP di Gresik Ikuti Wisata Industri PT Indospring Tbk

Oleh karena itu, menurut Faricha, kenaikan harga produk sebagai dampak dari dekarbonisasi harus dipikirkan oleh pemerintah. Sehingga produk mereka tetap bisa kompetitif di pasaran.

Kenaikan harga produk tertinggi dirasakan industri kaca yang mencapai 72,6 persen. Hal ini didorong tingginya kebutuhan hidrogen hijau dan CCU/S yang diperlukan industri kaca untuk menihilkan emisinya.

img_title i-Sentra @Lamongan Dorong Transformasi Industri dengan Kebijakan KLIK dan Perizinan Terpadu

Adapun kenaikan harga produk terendah dirasakan industri makanan dan minuman di angka -7 persen. LCOP pada industri makanan terhitung lebih stabil dikarenakan tingginya pemanfaatan limbah yang dihasilkan dari proses produksi untuk digunakan kembali sebagai bahan bakar penghasil panas.

Untuk diketahui, Kementerian Perindustrian bersama stakeholder terkait baru saja menyusun Peta Jalan Dekarbonisasi Industri. Peta jalan ini memuat rencana strategis Indonesia untuk mencapai target netral karbon pada tahun 2050.