PLN Gelar Simulasi Tangani Limbah B3 Demi Lingkungan Berkelanjutan

Simulasi menangani limbah B3 PLN
Sumber :
  • Humas PLN

Surabaya, VIVA Jatim – Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi Jawa Timur (PLN UID Jawa Timur) menggelar simulasi pengelolaan dan pemanfaatan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

img_title Polisi Gerebek Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri

Simulasi digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan pegawai dalam menangani potensi insiden serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Serta upaya mewujudkan budaya kerja aman dan mendukung transformasi hijau berkelanjutan.

Manager K3L dan Keamanan PLN UID Jawa Timur, Parlan mengatakan, kegiatan ini penting dilakukan karena PLN selama ini material yang digunakan dalam operasional perusahaan beberapa diantaranya berkategori limbah B3, seperti minyak trafo dan toner printer.

img_title Belasan Traffic Light Surabaya Mati Akibat Listrik Padam, Dishub Kerahkan Genset

“Minyak trafo digunakan untuk mendinginkan trafo yang melayani kebutuhan listrik pelanggan, sedangkan toner printer digunakan dalam proses administrasi, seperti pencetakan Perintah Kerja untuk petugas lapangan. Setelah pemakaian, kedua bahan ini dikategorikan sebagai limbah B3 yang harus dikelola dengan baik,” ujar Parlan, Rabu, 8 Oktober 2025.

Menurutnya, pengelolaan limbah bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari tanggung jawab PLN terhadap lingkungan. Pihaknya pun menegaskan akan selalu mematuhi regulasi pemerintah terkait pengelolaan dan pemanfaatan limbah B3.

img_title Listrik di Surabaya Padam Lagi, Pengunjung Rumah Sakit Panik Terjebak Lift

"Melalui simulasi ini, kami ingin seluruh peserta memahami cara pengelolaan limbah yang aman bagi manusia dan lingkungan," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Malang, Roni Kuncoro menjelaskan, penanganan limbah B3 harus disesuaikan dengan karakteristik bahan.

“Teknik penanggulangan harus disesuaikan dengan karakteristik B3 dan/atau sifat bahaya limbah B3 beserta kejadiannya. Misalnya, untuk tumpahan material bersifat asam digunakan bahan penetralisir asam, sedangkan penanggulangan kebakaran dilakukan menggunakan peralatan pemadam yang sesuai standar,” jelas Roni.

Dalam simulasi tersebut, Team Leader Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dari berbagai Unit Layanan PLN mempraktikkan penanganan tumpahan minyak trafo di area gudang limbah, termasuk tahapan pembersihan hingga pembuangan ke tempat penampungan sementara (TPS) yang telah disediakan serta simulasi penanganannya.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir memaparkan PLN berkomitmen untuk menjalankan prinsip keberlanjutan melalui tata kelola lingkungan yang bertanggung jawab, termasuk dalam pengelolaan dan pemanfaatan limbah B3. 

Halaman Selanjutnya
img_title