Pentingnya Kompetensi Tenaga Biomedis dalam Pengelolaan Teknologi Pencitraan Medis
- Rahmat Fajar
Surabaya, VIVA Jatim-Penyakit kanker salah satu penyakit yang menjadi momok semua orang. Pasalnya, tak sedikit orang yang menderita kanker nyawanya gagal diselamatkan. Maka deteksi dini salah satu cara untuk menangani penyakit ini.
Kompetensi tenaga biomedis dalam pengelolaan teknologi pencitraan medis, khususnya untuk mendukung penanganan kanker sangat diperlukan. Oleh karena, GE HealthCare bersama Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI) menggelar Workshop Eksklusif di RS Kemenkes Surabaya, Jumat, 10 Oktober 2025.
Plh Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, Martha Muliana Lumogom Siahaan menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis menjadikan rumah sakit sebagai pusat pengembangan pendidikan dan inovasi kesehatan di Indonesia. Ia merasa terhormat kerjasama ini terlaksana dalam meningkatkan edukasi dan inovasi di bidang perawatan kanker.
"Sebagai rumah sakit vertikal terbesar di Jawa Timur, kami berkomitmen untuk menjadi center of excellence yang mengintegrasikan layanan klinis, pendidikan, dan penelitian,” ujarnya.
Martha juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini sangat mendukung transformasi layanan kesehatan. Ini juga memperlihatkan bagaimana kemitraan lintas sektor antara publik dan swasta dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi tenaga medis dan teknis untuk mendorong kualitas layanan rumah sakit agar semakin berorientasi pada pasien.
CEO GE HealthCare Indonesia, Kriswanto Trimoeljo (Dadi) mengatakan program ini mencerminkan komitmen GE HealthCare dalam menghadirkan solusi Precision Care melalui teknologi pencitraan seperti CT, MRI, PET, dan SPECT yang mendukung akses diagnostik lebih luas dan pengalaman pasien yang lebih baik.
Kolaborasi ini juga memperkuat posisi GE HealthCare sebagai mitra terpercaya bagi penyedia layanan publik dan swasta, sekaligus mendukung pengembangan tenaga kerja masa depan melalui pelatihan berkelanjutan. Bagi GE HealthCare, transfer pengetahuan bukan hanya bagian dari pelatihan teknis, tetapi juga upaya membangun kemandirian dan ketahanan sistem kesehatan nasional.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap inovasi yang kami hadirkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh talenta lokal, sehingga memberikan hasil yang nyata terhadap perawatan pasien,” ujar Dadi.
Melalui pendekatan berbasis digital, GE HealthCare akan terus mendukung transformasi ekosistem layanan kesehatan Indonesia yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.