Penampilan Para Penari pada Ajang Indonesia Menari 2025 Pukau Pengunjung Ciputra World Surabaya

Indonesia Menari 2025 di Ciputra World Surabaya.
Sumber :
  • Rahmat Fajar

Surabaya, VIVA Jatim-Ciputra World Surabaya mendadak ramai dengan aksi para penari yang menarikan koreografi Indonesia Menari 2025, Minggu, 12 Oktober 2025. Aksi mereka tak hanya menarik perhatian keluarga peserta, tapi juga pengunjung mall.

img_title Terpukau Bupati Mas Ipin saat Menonton Trenggalek Menari

Indonesia Menari 2025 digelar secara serentak di 11 kota di Indonesia. Lebih dari delapan ribu peserta yang ikut dalam ajang tahunan ini.

Tahun ini, Indonesia Menari hadir dalam bentuk tarian kelompok yang terdiri dari minimal lima orang dan maksimal tujuh orang yang bisa diikuti oleh semua kelompok umur dan latar belakang.

img_title Batik Ijong Tampilkan Baju Fleksibel di Ajang Surabaya Sport Fashion Festival (SSFF) 2026

Seluruh peserta diwajibkan menggunakan kostum bertema etnik modern dan membawakan koreografi tarian tersebut tanpa boleh diubah, tetapi untuk pola lantai dan komposisi dalam koreografi boleh dikembangkan oleh peserta.

Indonesia Menari 2025 hadir dengan koreografi khusus karya Bathara Saverigadi Dewandoro, seorang penari, koreografer, dan sutradara drama wayang. Sebelum menentukan pemenang, seluruh peserta menari sebanyak dua putaran pada pukul 13.00 WIB.

img_title Dari Outer dan Jaket Berbahan Wastra hingga Karya Difabela Ramaikan Hari Pertama SSFF 2026

Juri lapangan kemudian memilih kelompok terbaik di masing-masing zona untuk maju sebagai finalis di mana mereka menampilkan tarian kembali di panggung utama. Di situ juri utama dari perwakilan Indonesia Kaya dan pelaku seni memilih pemenangnya.

Tiga pemenang pada ajang Indonesia Menari 2025 di Surabaya yaitu juara 1 Gito Maron + (asal Surabaya). Juara 2 Dance Generation (Bali) dan Goong Prada Manajemen (Surabaya).

Juri Indonesia Menari 2025, Bathara Saverigadi Dewandoro senang karena koreografi Indonesia Menari 2025 ciptaannya bisa diperagakan serentak di 11 kota tempat penyelenggaraan ajang ini. Dan Surabaya dinilai salah satu yang cukup ketat persaingannya.

Bathara mengaku melihat satu-satu penampilan peserta pada putaran satu dan dua. Dari situ dewan juri memilih 14 kelompok untuk melaju ke putaran berikutnya. Di mana mereka, Menurut Bathara secara koregrafi semuanya tak ada masalah.

"Jadi kami bertiga menilai itu secara kreativitas mereka, pola lantai mereka dan bagaimana semangat mereka di putaran 1, putaran 2 tetap stabil. Nah yang stabil itu baru kelihatan di putaran-putaran keempat tadi ya," ujarnya.

Program Director Indonesia Kaya, Renitasari Adrian mengatakan ajang Indonesia Menari memiliki tujuan untuk melestarikan tarian daerah di Indonesia. Indonesia Kaya ingin tarian-tarian daerah bisa tetap relevan dengan kondisi masa kini.

Halaman Selanjutnya
img_title