Ada Layanan Myopia Control di RS Mata KMU Lamongan, Tekan Mata Minus Anak

Layanan Myopia Control di RS KMU Lamongan.
Sumber :
  • Imron Saputra/Viva Jatim

Lamongan, VIVA JatimRumah Sakit dan Klinik Mata KMU kembali membuka layanan myopia control. Layanan baru ini telah resmi dilaunching di RS Mata KMU Lamongan, Minggu, 19 Oktober 2025.

img_title Sudah 40 Hari Kapal Nelayan Entok tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Kini Libatkan Keluarga ABK

Dokter Spesialis Mata KMU dr. Ria Sandy Deneska mengatakan, menurut penelitian Global Prevalence of Myopia and High Myopia and Temporal Trends from 2000 through 2050, sekitar 28 persen populasi dunia mengalami myopia pada tahun 2010.

Sementara pada tahun 2050 jumlah kasus ini diprediksi akan meningkat menjadi 50 persen. Artinya ada jutaan orang diperkirakan akan menderita high myopia, yang dapat meningkatkan risiko gangguan penglihatan serius di masa depan.

img_title Tujuh Stand Pasar Agrobis Babat Lamongan Ludes Terbakar, Api Berasal dari Toko Styrofoam

Sandy menjelaskan, kasus mata minus juga terjadi pada anak-anak yang masih bersekolah yang disebabkan oleh kebiasaan menatap gawai atau hp terlalu lama.

Selain itu, faktor lain yaitu kurangnya aktivitas di luar ruangan, dan jarak baca yang terlalu dekat menjadi faktor utama penyebab meningkatnya kasus myopia.

img_title Gudang Besi Tua di Lamongan Ludes Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

"Layanan Myopia Control ini bertujuan mendeteksi mata minus, mengoreksi penglihatan yang tepat dan akurat, membantu mengendalikan pertumbuhan mata minus, terutama pada anak dan remaja, serta mendeteksi dan menangani komplikasi yang mungkin terjadi," kata dokter mata yang juga Konsultan Layanan Myopia Control RS & Klinik Mata KMU itu. 

Sementara pembukaan layanan baru ini diresmikan langsung oleh Dian Heri Setiawan, Kepala Divisi Pemasaran RS & Klinik Mata KMU di Lamongan. Menurut Heri, layanan pengobatan mata minus ini bisa diakses di seluruh cabang RS dan Klinik Mata KMU, seperti Lamongan, Gresik, Sidoarjo, Bangkalan dan Trenggalek.

Selain itu, layanan myopia control ini diharapkan bisa menekan kasus yang menunjukkan tren peningkatan, baik pada orang dewasa terutama anak-anak tersebut.

Peluncuran layanan baru ini juga dihadiri oleh puluhan anak usia 6-9. Mereka mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan mata gratis dan lomba mewarnai serta edukasi kesehatan mata anak.

Dari hasil pemeriksaan yang berlangsung, ada beberapa yang mengalami kelainan refraksi atau myopia.