Mengincip Lezatnya Bandeng Bakar Madu Khas Sidoarjo yang Anti Kanker
- Ahaddiini HM/VIVA Jatim
Jatim – Nur Astiti Fahmi Hidayati (43), warga Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, mengembangkan kuliner ikan bandeng dengan berbagai olahan. Salah satunya bandeng bakar madu. Asti meyakini bandeng bakar madunya tidak memicu kanker karena dibakar dengan blue gas, bukan arang.
Asti membuka usaha bandeng bakar madu di warung makannya, Difa Jaya. Dia memilih blue gas sebagai perapiannya karena menurutnya bandeng bakar yang diolah secara ramah lingkungan adalah sebagai upaya turut serta menjaga lingkungan dari polusi.
"Bandeng bakar madu Difa Jaya buatan kami, kami bakar menggunakan party grill dari blue gas agar asap tidak mengganggu lingkungan sekitar. Ini adalah cara kami turut menjaga lingkungan. Kami lakukan secara konsisten meskipun pesanan bandeng bakar sedang ramai, kami tidak merubah metode," ucapnya kepada VIVA Jatim, Selasa 28 Oktober 2025.
Menurut Asti, pembakaran dengan arang tidak digunakan untuk menghindari risiko kesehatan pemicu kanker. “Selain mencegah polusi juga upaya kami menghindari resiko kesehatan pemicu kanker, terutama jika daging gosong. Risiko lain termasuk kontaminasi bakteri dari ikan yang tidak matang sempurna dan gangguan pencernaan akibat tekstur yang keras. Jadi, kami pilih cara pembakaran ramah lingkungan menggunakan blue gas," terangnya.
Asti bercerita, usaha kuliner bandengnya dirintis pada tahun 2015. Saat itu mendiang suaminya, Rahimahullah, yang paling banyak berperan. Awalnya buka di Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Saat itu, kuliner yang dijajakan ialah bandeng asap dan telur asin asap. Setelah bermukim di Sidoarjo, yang dijual hanya menu bandeng.
“Karena bandeng adalah produk khas Sidoarjo, sementara suami dibesarkan di lingkungan perikanan yang juga putra petambak ikan bandeng, sehingga terbiasa mengkonsumsi ikan," cerita Asti.
Ujian datang pada tahun 2020. Suami Asti yang jadi motor utama usaha kulinernya meninggal dunia. Tapi Asti mampu bangkit. Ia meneruskan impian suaminya membesarkan usaha kulinernya. Ia lalu punya ide menyajikan bandeng bakar madu yang ramah lingkungan.
“Kami kembangkan dengan konsep usaha oleh-oleh produk bandeng khas Sidoarjo yang peduli kesehatan dan lingkungan, salah satunya adalah bandeng bakar madu ramah lingkungan, kami pasarkan baik secara online aplikasi dan offline," tandas Asti.