Seblak Tidak Pedas Sidoarjo Laris Manis di Musim Hujan
- Ahaddiini HM
Sidoarjo, VIVA Jatim-Musim hujan sangat cocok dilewati dengan menikmati sajian kuliner berkuah, seperti seblak misalnya.
Seblak adalah makanan berkuah khas Sunda dari Jawa Barat yang umumnya mempunyai cita rasa gurih dan pedas dengan bahan utama berbagai jenis kerupuk basah yang dimasak dengan bumbu pedas seperti cabai dan kencur, serta berbagai tambahan isian seperti telur, sosis, bakso, atau sayuran.
Namun tidak seperti pada umumnya yang mempunyai citarasa pedas, di Kedai Seblak Prasmanan Arka, Juwet Kenongo Porong Sidoarjo ada seblak dengan kuah tidak pedas yang telah mendapatkan tempat di hati para penikmat seblak.
Pemilik kedai, Erika (31) mengatakan seblak tidak pedas buatannya terinspirasi dari para pelanggan setianya.
"Awalnya menjual seblak pedas. Terciptanya seblak tidak pedas ini justru dari orang-orang yang beli dan tidak suka pedas, munculah ide seblak tidak pedas tidak pakai sambal. Alhamdulillah minat pembeli seblak tidak pedas sangat tinggi, banyak yang suka katanya beda sama lainnya," ucapnya kepada VIVA Jatim, Kamis 6 November 2025.
Erika menjelaskan perbedaan seblak di kedai miliknya dengan buatan orang lain ada pada rasanya yang khas dan tidak memakai gula.
"Bedanya seblak tidak pedas buatan saya dengan seblak lainnya adalah kalau buatan orang lain biasanya rasa manis, kalau seblak buatan saya rasanya sedap tanpa gula sama sekali dengan bumbu khas dari kencur, bawang putih dan rempah lainnya," terangnya.
Isian seblak di kedai milik Erika bermacam-macam seperti ayam, kerupuk, berbagai macam dumpling, baso, sosis serta sayur dengan harga mulai seribu rupiah tergantung pilihan konsumen yang disajikan secara prasmanan.
Di musim hujan seperti saat ini, penjualan seblak tidak pedas di kedai miliknya mengalami peningkatan penjualan hingga mencapai 2 kali lipat dalam sehari.
"Alhamdulillah hujan membawa berkah, banyak orang cari makanan hangat berkuah. Biasanya dalam sehari penjualan 50 porsi, di musim hujan meningkat 2 kali lipat dalam sehari, buka sore pukul 16.00 WIB sampai 22.00 WIB tergantung banyaknya pembeli," ujarnya.
Ia membocorkan kunci membuat seblak tidak pedas yang sedap dan lezat yaitu dengan menumis bumbu sampai matang, sampai tanak, agar tercipta bumbu yang enak dan aroma yang khas. Erika berharap usaha seblak di kedai miliknya maju dan berkembang pesat serta disukai banyak orang di berbagai wilayah.