Jamu Sari Rapet Khas Sidoarjo, Hujan-hujan bikin Pasutri Tambah Romantis

Dwi Siswanti Kusuma Wardania dan jamu sari rapet racikannya.
Sumber :
  • Ahaddiini HM/VIVA Jatim

Sidoarjo, VIVA JatimMusim hujan telah tiba. Itu momen memupuk romantis buat pasangan suami-istri (pasutri). Lebih-lebih buat pengantin baru. Dwi Siswanti Kusuma Wardania memanfaatkan momen musim hujan itu. Meningkatkan usaha minuman jamu sari rapetnya. Hasilnya, musim hujan dagangannya tambah laris.

img_title Diserahkan ke Lanudal Juanda, Taman Pintar Juanda JAPFA Diharapkan Jadi Ruang Edukasi

Sudah jamak diketahui, jamu sari rapet adalah minuman pendukung keharmonisan pasutri. Jamu sari rapet sudah dikonsumsi masyarakat di Indonesia sejak dahulu kala. Jamu khusus kaum hawa itu memiliki manfaat lain, seperti meredakan nyeri haid, menghilangkan bau badan, mengatasi gatal dan menjaga kesehatan pada area kewanitaan.

"Alhamdulillah, musim hujan banyak berkah, jamu sari rapet laris manis. Kadang ada berapa konsumen pesan dalam keadaan hangat, jadi waktu pembuatan biasanya saya kirim," ucap pemilik usaha jamu sari rapet Si Tole, Dwi Siswanti Kusuma Wardania, kepada VIVA Jatim, Rabu 12 November 2025.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Sejak musim hujan tiba, Dania mengaku dalam sehari mampu menjual hingga 80 botol dalam waktu sekejap. "Sehari bisa 50  botol kemasan 500 mililiter, kemasan besar 1500 mililiter bisa 30 botol, pembelinya dari sekitar Sidoarjo juga Surabaya dijual secara online dan offline," terangnya.

Wanita berusia 41 tahun itu mengaku mulai membuka usaha jamu sari rapet sejak tahun 2017. “Awalnya karena memang gemar bikin dan minum jamu buatan sendiri. Ada tamu saya suguhkan jamu, kemudian terdengar dari mulut ke mulut, kemudian dibuat usaha. Insya Allah ini cara menjaga kesehatan dan menjaga warisan bangsa," papar Dania.

img_title Polresta Sidoarjo Tebar 3 Ton Beras untuk Warga yang Membutuhkan di Hari Bhayangkara ke-80

Dia menduga, dagangan sari rapetnya kian laris saat musim hujan karena banyak pasutri yang meyakini minuman tradisional itu bisa menambah hangat hubungan suami-istri. “Jamu sari rapet jika dinikmati saat musim hujan dengan cuaca yang mendukung menjadikan aktivitas suami istri lebih intens, sehingga laris manis saat cuaca seperti ini," ungkapnya.

Dania lantas membocorkan resep jamu sari rapet yang ia racik sendiri. Yakni dengan menyiapkan bahan-bahan herbal berkualitas dan tahapan pembuatan dengan langkah yang tepat. "Bahannya tidak sembarangan, harus alami, berkualitas, tanpa pengawet dan pemanis buatan agar jamu mampu bertahan lama,” ujarnya. 

Halaman Selanjutnya
img_title