SIER Perkuat Jejaring Investasi pada Misi Dagang dan Investasi di Singapura

Delegasi SIER dalam Misi Dagang Pemprov Jatim di Singapura.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Kepala Divisi Pemasaran PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Dimaz Harenda dan Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Pengembangan, Dita Savitri ikut menjadi bagian dari delegasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam acara Misi Dagang dan Investasi di Singapura, 13 November 2025.

img_title Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Perkuat Industri di Timur Indonesia

Dimaz menjelaskan keikutsertaan SIER menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring investasi sekaligus menunjukkan kesiapan kawasan industri Jawa Timur di pasar global. Menurutnya, agenda di Singapura membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan mitra internasional.

Dalam forum presentasi di KBRI Singapura, SIER memaparkan potensi dan prospek investasinya di hadapan Direktur Promosi Wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, dan Pasifik Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Saribua Siahaan, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jatim, Dyah Wahyu Ermawati.

img_title Manufacturing Surabaya 2026 Dorong Penguatan Ekosistem Manufaktur Timur Indonesia

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke kantor Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) Singapura yang diterima langsung oleh Direktur IIPC Singapura, Andria Buchara. Dalam pertemuan ini dibahas proyeksi investasi di Indonesia serta peluang kerja sama yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

“Selama di Singapura, SIER juga mengikuti serangkaian pertemuan strategis yang diatur oleh Enterprise Singapore dan Infrastructure Asia,” ujar Dimaz dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 18 November 2025.

img_title Rumuskan Kurikulum Berbasis Industri, Kadin Jatim dan Swisscontact Siapkan Fasilitator JOA

Dalam pertemuan ini, SIER bertatap muka dengan sejumlah mitra potensial dalam sektor keberlanjutan dan efisiensi energi. Salah satu tema yang didiskusikan yaitu menggali teknologi yang dapat mendukung transformasi kawasan industri menuju operasional yang lebih ramah lingkungan.

Delegasi SIER kemudian melanjutkan agenda benchmarking ke Sustainable Singapore Gallery dan Marina Barrage. Kunjungan tersebut memberikan wawasan langsung mengenai tata kelola energi berkelanjutan, manajemen air, dan pengelolaan limbah yang diterapkan Pemerintah Singapura.

“Benchmark ini sangat relevan dengan arah pengembangan kawasan industri SIER yang semakin fokus pada keberlanjutan. Pengalaman ini menjadi referensi penting bagi rencana peningkatan fasilitas dan layanan kawasan,” jelasnya.

Dimaz juga menyoroti posisi Jawa Timur sebagai salah satu destinasi investasi unggulan di Indonesia, didukung oleh konektivitas yang kuat. Provinsi ini memiliki 7 bandara, 37 pelabuhan, dan 12 jalan tol, serta infrastruktur industri yang lengkap berupa 2 KEK, 13 kawasan industri, dan 1 kawasan industri halal.

Halaman Selanjutnya
img_title