UKM Jangan Keburu Pakai Medsos, Kuasai Dulu WhatsApp Business untuk Pemasaran
- Mokhamad Dofir
Surabaya, VIVA Jatim-Di tengah maraknya penggunaan berbagai platform media sosial untuk pemasaran, WhatsApp dan ukmindonesia.id justru mengingatkan para pelaku usaha kecil agar tidak terburu-buru. Bagi UMKM, langkah awal yang paling penting adalah menguasai WhatsApp Business, alat komunikasi yang paling dekat dan paling sering digunakan pelanggan Indonesia.
Pesan itu ditegaskan dalam pelatihan tiga kota yang digelar di Surabaya dan diikuti lebih dari 70 pelaku UMKM sebelum program ini berlanjut ke Jakarta.
Melalui pelatihan bertajuk UMKM Tangguh: Bertahan dan Tumbuh Menghadapi Tantangan, para pelaku usaha mendapatkan pemahaman bahwa WhatsApp Business merupakan fondasi utama sebelum memperluas pemasaran ke platform digital lainnya.
Pasalnya, hampir semua pelanggan sudah aktif berkomunikasi lewat WhatsApp, sehingga kehadiran bisnis di aplikasi tersebut dapat langsung meningkatkan interaksi, layanan pelanggan, hingga potensi penjualan.
Dalam sesi tatap muka ini, para peserta, mulai dari pedagang pasar hingga pelaku usaha mikro, diajak memaksimalkan fitur-fitur WhatsApp Business seperti Katalog Produk, Balasan Cepat, Pembaruan Status, Pesan Tidak di Tempat, hingga Iklan yang Mengarahkan ke WhatsApp.
Pelatihan juga menekankan pentingnya membuat profil bisnis profesional agar pelanggan lebih mudah mengenali usaha mereka dan merasa percaya saat bertransaksi.
Keamanan turut menjadi fokus utama. Pelaku UMKM dipandu untuk menerapkan praktik keamanan WhatsApp, seperti mengaktifkan verifikasi dua langkah, tidak membagikan kode verifikasi kepada siapa pun, serta memblokir nomor yang mencurigakan. Semua ini penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus memastikan transaksi berjalan aman.
Soesandi Ismawan, Kepala Bidang Pembinaan Usaha Perdagangan Dinkopumdag Surabaya menegaskan, penguasaan WhatsApp Business adalah langkah krusial dalam transformasi digital UMKM.
"Kolaborasi dan pelatihan seperti ini sangat penting untuk mempercepat transformasi digital UMKM di Surabaya. Dengan dukungan Meta melalui WhatsApp, UMKM dapat beralih ke digital, memperkuat ketahanan, dan memperluas peluang pasar di tengah persaingan yang semakin ketat. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat diterapkan secara langsung untuk membantu mengembangkan usaha mereka," ujarnya, Rabu, 26 November 2025.
Sementara itu, Manajer Kebijakan Publik Meta Indonesia, Nadhila Renaldi menambahkan, WhatsApp merupakan platform yang paling siap membantu UMKM memulai perjalanan digital mereka.