Sektor Properti Dinilai Memberi Dampak Positif terhadap Perekonomian Lokal
- Rahmat Fajar
Surabaya, VIVA Jatim-Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menilai sektor properti mempunyai dampak positif yang sangat besar terhadap perekonomian lokal. Karena mayoritas bahan yang digunakan merupakan bahan lokal.
Selain itu, teknologi bangunan juga semakin berkembang. Sehingga itu mempengaruhi nilai tambah material yang akan semakin banyak.
"Lalu ada material Eco kan. Ada menggunakan kayu, ada yang bernuansa kayu tapi material lain yang lebih efisien dalam menggunakan apa yang ada di alam kita. Jadi peningkatan teknologi, strategi komersial ini menjadi penting," ujarnya dalam Pembukaan Rakerda Realestat Indonesia (REI) Jatim, di Surabaya, Rabu, 26 November 2026.
Bagi pemerintah, kata Emil, menggandeng pengembang properti sangat dibutuhkan untuk mengembangkan suatu kawasan. Ia mencontohkan menyediakan transportasi publik tak akan efektif jika tidak disinkronkan dengan rencana pengembangan properti.
"Makanya memiliki organisasi seperti REI Jawa Timur yang efektif itu menjadi sebuah pilar penting bagi kita dalam merancang pengembangan wilayah," kata Emil.
Emil berharap anggota REI Jatim bisa memanfaatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Karena Jatim merupakan provinsi besar sehingga butuh keterlibatan mereka. Emil menginginkan anggota REI Jatim tak hanya fokus di kota-kota besar, tetapi juga bisa menyebar secara merata di kabupaten/kota di Jawa Timur.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) REI, Joko Suranto menambahkan properti salah satu penyumbang ekonomi nasional. Karena dengan jalannya sektor ini akan ikut menggerakan ekosistem di industri ini.
Joko mengakui bahwa selama ini banyak hambatan dan tantangan yang dihadapi. Di antaranya adalah masalah kebijakan dan perizinan. Dua hal ini harus diperbaiki oleh pemerintah agar sektor properti bisa lebih berjalan dengan baik.
"Semoga properti Jawa Timur semakin menyala, properti Indonesia semakin menyala," kata Joko.
Joko mengatakan program 3 juta rumah dari pemerintah pusat adalah peluang bagi REI untuk bisa terlibat. Karena pemerintah menggunakan instrumen perumahan sebagai salah satu cara mengentaskan kemiskinan.
Sementara itu, Ketua REI Jatim, Mochamad Ilyas mengungkapkan masih banyak tantangan yang dihadapi di sektor properti. Meskipun beberapa kebijakan cukup menguntungkan.