Pemkot Surabaya Harap IMA Bikin UMKM Makin Tajir Lewat Rakernas-Tourism Award 2025
- Mokhamad Dofir
Surabaya, VIVA Jatim – Pemerintah Kota Surabaya berharap kehadiran Indonesia Marketing Association (IMA) melalui gelaran Rakernas dan UMKM-Tourism Award 2025 dapat menjadi dorongan besar bagi pelaku UMKM lokal semakin 'tajir' dan naik kelas.
Harapan itu disampaikan langsung Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Surabaya, Febrina Kusumawati, dalam acara Welcome Dinner Rakernas IMA di Ruang Sawunggaling Balai Kota Surabaya, Jumat, 5 Desember 2025, malam.
Febrina menegaskan, Surabaya beruntung menjadi tuan rumah Rakernas tahun ini karena IMA merupakan kumpulan figur-figur top di dunia pemasaran nasional. Mulai dari pengusaha, profesional, akademisi hingga perbankan.
Menurutnya, kehadiran para praktisi terbaik ini bakal mampu mendorong UMKM Surabaya naik kelas lebih cepat.
"Harapan besar bahwa IMA juga membantu Surabaya khususnya UAMKM biar bisa tajir untuk naik kelas, kan begitu. Karena orang hebat ini tadi disampaikan Pak Haka [Hermawan Kartajaya] juga wes ojo kakek ken teori ayo nang budal kabeh [sudah jangan banyak teori, ayo berangkat semua] kan gitu kan ya. Itu itu yang menjadi harapan dan bahkan kemarin Pak Walikota [Eri Cahyadi] juga sudah sampaikan itu," ujarnya.
Dia menyebut Pemkot Surabaya telah menyiapkan UMKM terkurasi untuk tampil dalam exhibition UMKM-Tourism Award yang akan digelar bersamaan dengan Rakernas. Beberapa UMKM katanya, bahkan sudah masuk kategori layak ekspor.
"Ada UMKM yang juga sudah kita kurasi, Insha Allah juga sudah layak jual, bahkan sudah ada beberapa yang sudah ekspor," tegasnya.
Presiden IMA Chapter Surabaya, Yusuf Wiharto, menguatkan pernyataan Febrina Kusumawati, bahwa UMKM Surabaya dan Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar. Namun, banyak yang perlu dorongan edukasi agar bisa lebih kompetitif, terutama soal digitalisasi dan penerapan kecerdasan buatan atau AI.
"Karena kita zaman sekarang ini kita harus mulai digital terutama sekarang. Bukan hanya digital saja, kita ini akan ada kemudian hari ini ada AI. Lah, kalau kita belum digital terus ada AI terus bagaimana kita dapat melangkah ke depan," kata Yusuf.
Dia menyebut, IMA menempatkan edukasi digital dan literasi marketing modern sebagai agenda utama bagi UMKM dari Surabaya dan seluruh chapter.