Festival Pesisir 4 di Gili Genting untuk Menguatkan Budaya Lokal
- Istimewa
Sumenep, VIVA Jatim-Festival Pesisir 4 digelar di Taman Desa, Galis, Kecamatan Gili Genting, Sumenep digelar oleh Husky-CNOOC Madura Limited (HCML). Bertajuk "Lengghi: Ekspresi Budaya Gili Genting", event tersebut untuk pemberdayaan masyarakat pesisir, melestarikan budaya serta meningkatkan kreativitas, keterampilan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Lengghi merupakan ujung perahu yang bentuknya semi melengkung dan masuk ke dalam dengan dua bilah kayu yang menjepit papan perahu ke dua sisi. Bentuk ini menggambarkan dua tangan yang terbuka sebagai simbol keramahan dan keterbukaan.
Budaya ini mencerminkan nilai silaturrahmi dan budaya menerima tamu dengan penuh kehangatan sebagai bagian dari identitas sosial masyarakat Pulau Gili Genting.
Lengghi diangkat menjadi tema Festival Pesisir 4 untuk menegaskan bahwa pariwisata tidak hanya tentang keindahan alam. Akan tetapi, juga tentang manusia dan nilai luhur budaya lokal.
Manager Regional Office and Relations HCML Jawa Timur Hamim Tohari mengatakan Festival Pesisir 4 digelar untuk pemberdayaan masyarakat serta melestarikan dan menguatkan budaya lokal.
"Tujuannya, agar nilai luhur dari budaya itu sendiri dipahami oleh generasi berikutnya dan tidak luntur di tengah masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin, 8 Desember 2025.
Hamim berterimakasih kepada Pemkab Sumenep, tokoh masyarakat dan masyarakat yang telah mendukung operasional HCML dalam menjalankan tugas untuk mengelola sumber daya alam berupa Migas.
"Berkat dukungan semua pihak, operasional HCML di Sumenep berjalan lancar dan baik. Mustahil operasional kami lancar tanpa dukungan dari berbagai pihak," imbuhnya.
Hamim menuturkan perusahaan akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemkab Sumenep untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, merawat lingkungan dan melestarikan budaya lokal.
"Sinergi pemerintah dan SKK Migas HCML harus dijaga baik dan diteruskan agar bisa memberikan manfaat kepada masyarakat," jelasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Anwar Syahroni Yusuf mengapresiasi inisiatif dan langkah baik HCML tersebut.
"Kontribusi HCML kepada Sumenep sangat besar. Terutama berkenaan dengan pelayanan dasar seperti kesehatan, lingkungan, ekonomi dan sosial budaya," ungkapnya, Sabtu, 6 Desember 2025 malam WIB.
Anwar mengatakan kolaborasi antara Pemkab Sumenep dan HCML harus ditingkatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Sumenep.