SUN Energy Ekspansi Energi Surya di Jatim, Kapasitas Tembus 40 MW

Oky Gunawan dari SUN Energy bicara soal industri hijau
Sumber :
  • Mokhamad Dofir

Surabaya, VIVA Jatim-Hingga 2025, SUN Energy telah mengimplementasikan lebih dari 40 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) industri di Jawa Timur dengan total kapasitas terpasang lebih dari 40 MW. Setiap tahun, PLTS tersebut menghasilkan lebih dari 36 juta kWh listrik bersih, menurunkan 28.000 ton emisi CO₂, setara dengan penanaman 467 ribu pohon. 

img_title Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Menuju Net Zero Emission 2060

Sebagai pusat manufaktur terbesar kedua di Indonesia, kebutuhan energi provinsi ini terus meningkat. Pada Triwulan III/2025, sektor industri pengolahan masih mendominasi struktur ekonomi Jawa Timur dengan kontribusi 31,16 persen. Berasal dari sektor kertas, FMCG, komponen otomotif, plastik packaging, serta pengolahan kayu.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat arah kebijakan industri hijau. Melalui Forum Industri Hijau Jatim yang dibentuk sejak 2023, pemerintah daerah mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tekanan regulasi global seperti CBAM Uni Eropa, tuntutan sustainability compliance, hingga persiapan implementasi Emission Trading System (ETS). 

img_title Dok Pantai Lamongan Bangun PLTS 626 kWp, Listrik Jadi Hemat 20 Persen

Kepala Bidang Pemberdayaan Industri Disperindag Jatim, Arif Khamzah menegaskan, SIH akan menjadi parameter penting bagi daya saing industri masa depan. 

"Sertifikasi industri hijau bukan lagi sekadar kewajiban, tetapi penentu keberlanjutan industri dan daya saing produk ekspor. Transformasi ini harus dipercepat," ujarnya, Kamis, 11 Desember 2025.

img_title HKI Perkuat Kolaborasi Indonesia-Tiongkok untuk Industrialisasi Hijau

Menanggapi arah kebijakan tersebut, SUN Energy memperluas perannya dari penyedia PLTS menjadi perusahaan Sustainability as a Service yang menawarkan solusi terintegrasi. Mulai dari energi surya, sistem penyimpanan baterai (ESS), pengelolaan air berkelanjutan hingga elektrifikasi kendaraan operasional. 

Chief Sales Officer SUN Energy, Oky Gunawan menyebut, industri tidak bisa lagi menunda transformasi hijau. 

SUN Energy pun mengajak industri Jawa Timur untuk mengambil langkah proaktif dalam adopsi energi bersih dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission 2060 Indonesia.

"Ini langkah paling pragmatis bagi pelaku industri di Jawa Timur. Dengan satu ekosistem keberlanjutan, kami memastikan penurunan emisi, efisiensi biaya, dan kepatuhan terhadap SIH," kata Oky.

Sejumlah perusahaan di Jawa Timur juga telah merasakan manfaat penerapan energi surya dan implementasi SIH. Seperti PT Avia Avian Tbk misalnya, yang mengadopsi PLTS untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memenuhi standar lingkungan yang menjadi tuntutan pasar global.

Halaman Selanjutnya
img_title