Eskulin Membangun Kepercayaan Diri Siswa Lewat Kelas Wangi
- Rahmat Fajar
Surabaya, VIVA Jatim-Merek pewangi perempuan, Eskulin meluncurkan program aktivasi Kelas Wangi di SMK Ketintang Surabaya. Event ini bukan sekadar memperkenalkan produk-produk dari Eskulin, tetapi juga untuk membangun kepercayaan diri siswa.
Marcheila, Group Brand Manager Eskulin, mengatakan kelas wangi ingin menciptakan ruang bagi siswa dalam mengenal diri, mengekspresikan diri serta membangun kepercayaan diri melalui keharuman yang mereka pilih sendiri.
“Eskulin telah menjadi bagian dari perjalanan remaja Indonesia selama lebih dari dua dekade. Melalui program ‘Kelas Wangi’, kami ingin memberikan pengalaman yang bukan hanya memperkenalkan kembali Eskulin Cologne Gel sebagai inovasi cologne gel pertama di Indonesia," ujarnya dalam Kelas Wangi, kemarin.
Marcheila mengatakan program Kelas Wangi digelar di tiga kota dan lima sekolah di Provinsi Jawa Timur. Terdapat berbagai kegiatan produktif seperti Fragrance Personality Test, Rapot Wangi dari hasil personalisasi wangi berdasarkan kepribadian dan aktivitas siswa, serta aktivitas kreatif seperti Passion Project dan KOL Coaching Clinic, di mana siswa belajar tentang konten kreatif, personal branding, dan eksplorasi minat.
Dengan kegiatan tersebut, Marcheila berharap remaja Indonesia mengenal berbagai produk dari Eskulin.
Content Creator, Arghie Adriano Hanafi mengapresiasi program ini Kelas Wangi sebagai bagian dari upaya edukatif bagi para pelajar. Menurutnya event ini bukan hanya menjadi wadah komunikasi brand, tetapi juga menjadi ruang bagi para siswa untuk mengembangkan diri dan lebih mengenal potensi mereka. Sehingga dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri.
"Apalagi, rangkaian aktivitas dalam Kelas Wangi sangat dekat dengan dunia remaja dan relevan dengan kebutuhan mereka,” kata Arghie.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Ketintang Surabaya, Agung Nugroho menilai Kelas Wangi merupakan kegiatan positif. Siswanya bisa mendapatkan edukasi keharuman dan perawatan diri.
"Tapi juga membuka ruang bagi siswa untuk mengenal diri, mengekspresikan kreativitas, serta membangun rasa percaya diri dalam suasana yang menyenangkan dan relevan," tambahnya.
Hal tersebut, katanya, sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang percaya diri dan peduli pada penampilan diri sebagai bagian dari penghargaan diri dan persiapan dalam menuju jenjang selanjutnya.