Talkshow MLBB di Surabaya, Analis dan Pelatih eSport Tekankan Pentingnya Kerjasama Tim

Talkshow MLBB di Surabaya
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA JatimMobile Legends: Bang Bang (MLBB) menggelar talkshow bersama analis EVOS Legends, Ade Setiawan dan mantan pelatih Alter Ego, Nafari, di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya, Jumat, 9 Januari 2026.

img_title MLBB Goes to School 2025 Surabaya Resmi Berakhir, Ini Juaranya

Talkshow bertajuk Coaching Clinic: Understanding Better Gameplay and Strategy tersebut merupakan rangkaian kegiatan MLBB Goes to School, atau turnamen esport di tingkat SD dan SMP.

Ade Setiawan menyebut, kerjasama tim menjadi kunci utama dalam membangun kemampuan bermain MLBB sejak usia dini.

img_title Beyond the Game, Jadikan Esports Ruang Pembentukan Karakter Anak

Selain itu, pondasi terpenting lain dalam mendalami MLBB kata dia, juga relasi pertemanan yang kuat di dalam tim.

"Biasanya pondasi belajar MLBB itu, berawal dari teman yang juga suka. Biasanya di umur segini kan mereka bermain game ketika free time, sisanya mereka harus sekolah dan mengerjakan tugas," katanya.

img_title Turnamen MLBB Goes to School 2025 di Surabaya : Selaraskan eSport dengan Pendidikan Formal

Menurutnya, kebiasaan bermain bersama teman akan memudahkan pemain memahami peran masing-masing.

"Pondasinya ketika bermain di luar game, pondasinya mereka bisa mengerti ketika ketemu sama teman-temannya mereka, bisa mengobrol, mau hero apa, bisa disesuaikan," tambahnya.

Ia menambahkan, komunikasi di luar permainan justru menjadi dasar penting ketika berada di dalam game. Pemahaman antarpemain akan mempermudah koordinasi, terutama dalam situasi krusial.

Ade juga menyoroti peran vital tiga posisi inti, yakni Mid Lane, Roamer, dan Jungler, yang menurutnya menjadi jantung permainan tim. Ketiganya dituntut memiliki chemistry kuat karena menentukan alur strategi sepanjang pertandingan.

"Tiga role ini harus kompak. Belajar hero support juga penting karena itu melatih teamwork. Koordinasi buka map, kapan rotasi, kapan war, itu semua soal kerja sama," lanjutnya.

Lebih jauh, Ade menilai siswa SD dan SMP sudah berada di momentum tepat untuk mulai menata kemampuan bermain secara serius. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, mereka berpeluang melangkah ke level profesional saat menginjak SMA hingga perguruan tinggi.

Sementara itu, Ex-coach Alter Ego, Nafari menekankan pentingnya mentalitas tim dibanding sekadar keunggulan individu. Ia mengingatkan para pemain muda agar tidak terjebak pada ego personal.

"Tujuan utama kalian adalah bermain sebagai tim, bukan hanya jago mekanik. Game ini bukan tentang satu orang, tapi tentang lima orang yang saling percaya," ujar Nafari.

Halaman Selanjutnya
img_title